Recent Post


Sinopsis Heartstrings Episode 2

Do you want to share?

Do you like this story?

HEARTSTRINGS


EPISODE 2
Ini Duniaku....

Shin menatap Kyu Won tajam dan bertanya, "Haruskah aku menunjukan padamu mengapa orang-orang mengelilingi orang yang kejam, jahat, dan menganggu ini?" Kyu Won menepis tangan Shin dan menjawab, "Siapa bilang yang ingin tau?" Shin tersinggung atas komentar Kyu Won mengenai music-nya makanya Shin pun berkata bahwa music yang di mainkan oleh Kyu Won juga sama sekali tidak membuat hatinya tersentuh. Kyu Won marah dan berkata, "Apa kau tau sesuatu tentang music tradisional hah? Apakah kau tau soul dalam musik?" Shin tersenyum merendahkan, "Apa aku harus tau?" Kyu Won menjawab, "Jika kau tidak tau maka jangan berkata apapun. Musikku 100 kali lebih baik dari pada musik bisingmu itu."

Shin sangat kesal mendengar Kyu Won merendahkan musiknya, "Oh benarkah? Haruskah kita bertaruh?" Kyu Won menjawab, "Baiklah jika itu yang kau inginkan." Shin terus menatap tajam pada Kyu Won, "Jika kau kalah, kau menjadi budak-ku selama sebulan." Kyu Won setuju dengan hal itu, "Lakukan. Tidak peduli itu 1 bulan atau 2 bulan." Shin lagi-lagi tersenyum merendahkan, "Benarkah tidak apa-apa?" Kyu Won balas berkata, "Jika kau kalah, jangan mengambil ucapanmu itu!" Shin setuju dan langsung pergi meninggalkan ruangan Kyu Won itu.


Ternyata Bo Woon sejak tadi mendengar pembicaraan itu dari luar ruangan. Setelah kepergian Shin, Boo Woon pun langsung menghampiri Kyu Won. Wajah Kyu Won sangat serius dan dia meminta agar Boo Won membantunya memanggil teman-teman lainnya.


Kyu Won dan teman-temannya pun berkumpul untuk membahas masalah taruhannya dengan Shin. Bo Woon bilang bahwa mereka pasti kalah dan Bo Woon justru tersenyum membayangkan dia menjadi budak-nya Shin. Kyu Won memarahi Bo Woon dan bilang bahwa mereka harus menang demi harga diri dan juga demi Dosen mereka. Teman-teman Kyu Won setuju akan hal itu, namun mereka bingung dengan lagu apa yang harus mereka mainkan karna orang-orang pasti akan terpikat dengan suaranya Shin, Kyu Won tersenyum dan bilang bahwa taruhan ini hanya akan ada instrumen music saja jadi kemungkinan mereka menang itu sangat besar . Teman-teman Kyu Won pun bersemangat saat mendengar hal itu.

Ada salah seorang teman Kyu Won dari jurusan Tradisional Musik yang mendengar percakapan Kyu Won dan dia bertanya apa maksud dari semua ini. Kyu Won terkejut dan berusaha menutupinya, namun Bo Woon mengatakan pada temannya itu bahwa The Stupid menantang mereka. Temannya Kyu Won sesama jurusan Tradisional Musik pun tidak terima dan dia memberi tahu mahasiswa jurusan Tradisional Musik yang lainnya.


Kyu Won mengejar temannya dan menjelaskan pada teman-teman jurusan Tradisional musik bahwa taruhan itu hanya main-main saja. Tapi temannya Kyu Won justru berkata, "Kita harus menang! Ini masalah reputasi jurusan Tradisional Musik dan untuk mengenang Dosen yang sudah meninggal." Mendengar kata-kata itu Kyu Won pun langsung bersemangat dan berkata di depan teman-temannya jurusan Tradisional Musik, "Aku akan melakukan yang terbaik! Aku pasti menang!!"


Kyu Won berjalan lemas karna akhirnya seluruh mahasiswa jurusan Tradisional Musik tau mengenai taruhannya dengan Shin. Kyu Won berjalan sambil menundukan kepalanya dan terus mengatakan bahwa dirinya ini bodoh. Karna Kyu Won terus menunduk maka dia pun tidak melihat jalan dan akhirnya bertabrakan dengan Suk Hyun. Suk Hyun menggerutu dan bilang bahwa Kepala Kyu Won itu sangat keras karna membuat pinggangnya sakit. Kyu Won bertanya, "Apa yang membawamu kemari?" Suk Hyun mengeluarkan barang Kyu Won yang waktu itu tertinggal, "Ini barangmu. Waktu itu aku ingin mengembalikannya padamu, tapi sepertinya situasinya sedang tidak tepat." Kyu Won senang melihat barangnya yang sudah kembali, "Ah aku pikir aku kehilangannya." Suk Hyun berkomentar, "Kaulah yang menghilangkannya! Kau harus berterima kasih padaku." Kyu Won tersenyum, "Ya. Dan kejadian di rumah sakit juga... Terima kasih."

Suk Hyun lalu berkata, "Kau harus berterima kasih padaku karna Aku ini sebenarnya adalah orang yang sangat sibuk. Apakah kau tau Teater Broadway? Aku baru pulang dari sana." Kyu Won mengkerutkan keningnya melihat sikap sombong Suk Hyun, "Hm itu membuatku ingat akan seseorang." Suk Hyun bertanya penasaran, "Siapa?" Kyu Won menjawab, "Raja Narsis."


Perdebatan yang terjadi antara Shin dan Kyu Won itu membuat Shin sangat kesal sehingga dia pun tidak serius latihan band-nya. Joon Hee bertanya, "Apakah kau sedang tidak berenergi? Mau aku belikan makanan?" Won Bin ikut bertanya, "Apa ada yang terjadi? Kau terlihat tidak begitu senang pada hari ini." Shin tiba-tiba berkata, "Kompetisi itu diadakan 3 hari lagi." Teman-teman Band-nya Shin pun terkejut mendengarnya, "Kompetisi apa?" Shin menjawab, "Kompetisi dengan mahasiswa jurusan Tradisional Musik." Teman Si Won bertanya, "Mengapa tiba-tiba?" Shin menjawab, "Mereka yang menantang kita." Teman band Shin terdiam karna bingung dengan sikap Shin yang tiba-tiba.

Shin melihat teman-temannya yang kini tengah menatapnya, "Kenapa?" Joon Hee bertanya, "Hyung, kau ingin berkompetisi?" Won Bin juga ikut bertanya, "Mengapa kau dengan mudah menerimanya? Kau bukanlah orang yang seperti itu." Teman Shin bertanya juga, "Ah apakah mahasiswa jurusan tradisional yang waktu itu bernyanyi bersama kami di Club?" Shin kaget dan bingung saat mendengar itu karna dia tidak tau bahwa Kyu Won menggantikan posisinya saat Shin tidak datang ke club. Won Bin tersenyum dan bilang bahwa ini adalah kebetulan yang manis. Shin tidak mempedulikan hal itu dan pergi ke kelasnya. Teman-teman Shin hanya tertawa melihat sikap Shin.


Joon Hee sedang berada di ruangan kampus tempat mereka biasa latihan band. Hee Joo datang dan tentu Joon Hee senang, "Unni, kau datang mencariku?" Hee Joo terlihat tidak senang dan bertanya, "Apakan ada Lee Shin?" Joon Hee menjawab, "Shin Hyung sudah masuk kelas. Ah apakah kau tau Shin Hyung?" Hee Joo menjawab, "Mengapa aku harus mengatakannya padamu? Ngomong-ngomong, mengapa kau ada di ruangan ini?" Joon Hee menunjuk drum-nya dan menjawab, "Aku adalah Drummer The Stupid." Hee Joo terkejut mendengarnya dan menatap wajah Joon Hee yang sangat berbeda dengan wajah drummer The Stupid (Saat Joon Hee tampil dengan The Stupid dia sangat berbeda).

Hee Joo berkata, "Ya kau jangan bercanda!" Joon Hee tersenyum dan bilang bahwa nanti mereka akan ada kompetisi melawan mahasiswa jurusan Tradisional Musik. Hee Joo justru memarahi Joon Hee dan bilang, "Jangan bercanda! Jika kau terus mengaku-mengaku seperti ini maka aku akan melaporkannya pada Shin!! Dan jangan menampakan dirimu di depanku lagi!" Hee Joo pergi begitu saja meninggalkan Joon Hee. Joon Hee melihat penampilannya dan berkata, "Ya... Aku benar-benar drummer..."


Kyu Won sedang berada di kamarnya dan menelfon Ayahnya. Kyu Won menceritakan mengenai taruhannya dengan Shin. Ayah Kyu Won tertawa dan bertanya, "Haruskah Ayah berikan dia uang agar dia mengalah darimu?" Kyu Won tentu menolak hal itu. Ayah Kyu Won kembali bertanya, "Apakah laki-laki itu tampan?" Kyu Won menjawab, "Dia seperti perempuan. Dia cukup cantik. Bukankah aku sudah katakan padamu bahwa dia sangat Narsis? Aku sungguh tidak mengerti apa yang bagus dari dirinya. Dan mengapa orang-orang memujanya." Ayah Kyu Won bertanya, "Bagaimana jika aku datang?" Kyu Won senang mendengarnya. Namun Ayah Kyu Won cepat-cepat bilang bahwa dia sepertinya tidak bisa benar-benar datang karna kompetisi itu diadakan bukan apda hari libur. Kyu Won mengerti dan bilang bahwa dia akan lebih gugup jika Ayahnya itu datang.


Pintu kamar Kyu Won terbuka dan Kyu Won sangat terkejut saat melihat Kakek. Kakek bertanya, "Kyu Won, kau belum tidur? Apakah kau sedang menelfon?" Kyu Won takut jika Kakeknya itu tai kalau dia sedang menelfon Ayahnya, makanya dia berbohong dengan mengatakan bahwa dia sedang menelfon Bo Woon. HP Kyu Won berbunyi dan itu telfon asli dari Bo Woon. Kyu Won menjawab telfonnya dan langsung terkejut saat mendengar perkataan Bo Woon.

Kyu Won pergi ke kampusnya dan melihat para mahasiswa sedang mengkrumuni papan pengumuman karna ada poster yang memberi tahu bahwa Mahasiswa Tradisional Musik akan berkompetisi dengan The Stupid. Kyu Won dan Bo Woon yakin bahwa ini pasti perbuatannya The Stupid, tapi orang-orang justru yakin bahwa ini perbuatan Mahasiswa Tradisional Musik. Kyu Won benar-benar lemas dan bilang bahwa mereka benar-benar akan mati. (Poster itu yang buat adalah teman-teman Kyu Won dari jurusan Musik Tradisional.)


Kyu Won baru keluar dari kelas dan mahasiswa yang melihatnya pun langsung membicarakannya. Kyu Won berpapasan dengan Shin dan Shin pun bertanya, "Apakah ini menyenangkan untukmu?" Terlihat di belakang Shin ada beberapa mahasiswa jurusan Tradisional Musik yang memberikan semangat pada Kyu Won untuk menghadapi Shin. Kyu Won berkata pada Shin, "Jangan melupakan kompetisi itu! Dan jangan berfikir untuk kabur!" Shin tersenyum dan balas bekata, "Kau juga. Jangan sampai menangis!" Shin pergi begitu saja meninggalkan Kyu Won. Kyu Won bergumam, "Lihat saja kau akan menjadi Budakku Lee Shin!!"


Kyu Won sedang berlatih bersama teman-temannya. Namun di tengah latihan itu tiba-tiba saja Kyu Won menghentikannya. Teman-teman Kyu Won bertanya, "Ada apa?" Kyu Won menjawab, "Bukankah lagu ini terlalu berlebihan? Bagaimana dengan lagu lainnya?" Bo Woon bilang bahwa mereka sudah 5 kali ganti lagu. Kyu Won tetap bersikukuh untuk mengganti lagu.


Ternyata hal yang sama juga terjadi dengan The Stupid. Lee Shin menghentikan latihannya dan bilang bahwa mereka sepertinya harus mengganti lagu. Won Bin bertanya, "Ya, mengapa? Kau tidak seperti ini sebelumnya." Joon Hee bertanya, "Hyung apakah kau lapar?" Shin bilang bahwa dia tidak lapar dan mereka pun memulai latihan kembali dengan lagu baru.


Suk Hyun sedang menyaksikan rekaman sebuah pertunjukan Teater bersama So Myung. Suk Hyun bertanya, "Siapa choreographer-nya?" So Myung menjawab, "Hmm aku lupa. Dosen Im dulu merekomendasikan seseorang dari Jurusan Dance tapi sepertinya dia menolak. Itu hanya rumor saja. Ah Bukankah Dosen Im dan Dosen Jung(Yoon Soo) berteman?" Suk Hyun tiba-tiba saja bilang pada So Myung bahwa dia akan pergi keluar sebentar, So Myung bertanya, "Kau mau kemana?" Suk Hyun hanya menjawab bahwa hal itu bukan urusan So Myung.


Yoon Soo sedang berlatih di studio dan lagi-lagi dia terjatuh. Terdengar suara pintu yang dibuka dan Yoon Soo mengira bahwa itu adalah Shin makanya dia berkata, "Mengapa kau datang lagi? Bukankah aku sudah bilang agar tidak datang lagi." Lampu studio menyala dan ternyata yang datang itu adalah Suk Hyun. Suk Hyun bertanya, "Apa kau mengira orang lain?" Yoon Soo tidak menjawab dan justru dia bertanya balik, "Mengapa kau datang jam segini?" Suk Hyun balas tidak menjawab pertanyaan Yoon Soo.

Suk Hyun berkata, "Sepertinya tadi kau terjatuh. Apa kakimu baik-baik saja?" Yoon Soo menjawab, "Kaki-ku baik-baik saja. Tidak perlu khawatir." Yoon Soo berniat pergi nemun Suk Hyun menahannya, "Aku dengar kau akan menjadi choreographer Teater acara Kampus. Aku akan menjadi sutradaranya." Yoon Soo bertanya, "Lalu?" Suk Hyun menjawab, "Jangan lakukan itu. Kau tidak cukup bagus untuk menjadi choreographer. Bukan hanya memiliki kemampuan dance untuk menjadi choreographer yang baik." Yoon Soo kesal mendengarnya, "Kau bahkan belum melihatnya kan?" Suk Hyun menjawab, "Walaupun aku dapat mengerti kecemasanmu untuk menunjukan kemampuanmu tapi jika kau tidak mau dikasihani maka berhentilah." Yoon Soo tidak menerima ucapan Suk Hyun itu, "Apa? Simpati? Kau mengasihaniku?"

Yoon Soo berniat pergi namun lagi-lagi Suk Hyun menahannya. Mata Yoon Soo sudah berair dan dia juga menatap tajam pada Suk Hyun. Suk Hyun hanya berkata, "Wanita jahat!" Yoon Soo terkejut mendengarnya. Setelah mengatakan itu Suk Hyun pun pergi meninggalkan studio.


Shin melewati Studio dan dia tersenyum saat melihat Yoon Soo ada di studio. Namun senyumnya itu hilang saat melihat Yoon Soo terjatuh ke lantai dan menangis.


Kyu Won membawa makanan ke kamar Kakek dan makan bersama. Kyu Won lalu menceritakan mengenai Shin yang menantangnya karna Shin menganggap rendah Musik Tradisional. Kakek tentu marah saat tu ada yang merendahkan musik Tradisional. Kyu Won bilang bahwa Kakek tidak perlu khawatir karna dia sedang bertaruh dengan Shin. Kakek bertanya, "Bagaimana jika kau kalah?" Kyu Won menjawab, "Yang kalah akan menjadi budak selama satu bulan." Kakek berkata, "Mengaa dia mencari budak? Kau adalah budakku!" Kyu Won bergumam kesal, "Sudah kuduga kau menganggap aku ini budakmu." Kakek lalu berkata, "Lee Kyu Won, ini adalah perang! Jangan berfikir untuk tidur! Kau harus latihan terus. Mengerti??" Kyu Won terkejut mendengarnya.

Sepanjang malam Kakek terus memberikan nasihat pada Kyu Won dan memaksa Kyu Won untuk berlatih. Kyu Won sudah mau tidur, namun Kakek memukulnya dan terus menyuruh Kyu Won berlatih.


Shin pulang ke rumah dan dia mengambil gitarnya. Shin memainkan gitarnya dan dia teringat wajah Yoon Soo yang sedang menangis.


Pagi harinya Kyu Won terlihat sangat mengantuk. Bo Woon bertanya, "Kau baik-baik saja?" Kyu Won menjawab, "Aku baik-baik saja. Aku pasti menang!" Setelah mengatakan hal itu Kyu Won pun tertidur.


Dosen Im dan Suk Hyun sedang berbicara di ruangannya Dosen Im. Suk Hyun bilang bahwa dia akan menerima tawaran mengenai Teater yang akan dibuat oleh Kampus. Karna awalnya project Teater ini di pegang oleh Dosen Im maka seluruh rencananya pun atas ide Dosen Im, namun Suk Hyun meminta agar seluruh rencana itu di ubah karna cerita yang di buat Dosen Im terlalu membosankan. Dosen Im tentu kecewa mengetahui hal itu. Dosen Im lalu bilang kalau Suk Hyun mau mengubah rencana maka harus berbicara pada Kepala Universitas, Suk Hyun tersenyum dan meminta Dosen Im yang mengatur hal itu. Dosen Im setuju namun tetap saja hal itu agak sulit karna beberapa petinggi terkadang sulit untuk diberikan penjelasan. Dosen Im juga meminta agar Suk Hyun mengikut sertakan Han Hee Joo dalam Teater itu karna Hee Joo adalah anak Kepala Universitas.


Hee Joo sedang berlatih dance di studio dan diam-diam Joon Hee melihatnya dari sudut ruangan. Hee Joo sudah selesai berlatih dan dia terjatuh ke lantai. Joon Hee panik dan langsung menghampiri Hee Joo. Hee Joo terkejut melihat Joon Hee yang ada di studio, "YA! Apa lagi? Bukankah aku sudah bilang agar kau tidak muncul dihadapanku lagi?" Joon Hee menjawab, "Itulah sebabnya aku bersembunyi di belakang." Hee Joo tiba-tiba panik dan bertanya, "Sejak kapan kau disana?" Joon Hee menjawab, "Sejak kau mulai. Aku juga tadi lihat kau buang angin dan kau mengipas-ngipasnya." Hee Joo benar-benar malu mendengarnya.

Hee Joo tiba-tiba bertanya, "Apakah ada sesuatu yang bisa dimakan?" JoonHee mengeluarkan coklat dari bajunya dan memberikannya pada Hee Joo. Hee Joo terlihat ingin memakan coklat itu namun kemudian dia menolaknya, "Aku akan gemuk jika memakannya. Huh siapa yang mau memakan makanan yang tinggi kalorinya?" Joon Hee menjawab, "Tidak peduli berapa banyak aku makan, aku tidak akan gemuk." Hee Joo kesal dan mengusir Joon Hee. Saat Joon Hee akan keluar, tiba-tiba Hee Joo memanggilnya, "Ya! Berikan itu padaku!" Joon Hee pun dengan semangat memberikan coklat itu pada Hee Joo yang langsung dimakan dengan lahap. Hee Joo bertanya, "Apa masih ada?" Joon Hee berkata, "Tidak ada. Ah Unnie kau tunggu disini ya!!"


Joon Hee melepas kacamatanya dan berlari keluar kampus untuk mencari makanan. Saat Joon Hee kembali ke studio ternyata Hee Joo sudah tidak ada. Joon Hee ingat bahwa nanti The Stupid ada kompetisi melawan Mahasiswa Musik Tradisional makanya dia segera pergi dari studio itu.


Ternyata Hee Joo pergi ke kamar mandi untuk memuntahkan kembali coklat yang dia makan. Dan ternyata di kamar mandi itu ada beberapa mahasiswa yang sedang membicarakan Hee Joo.


Mereka membicarakan masalah Dosen Im yang akan memilih Hee Joo sebagai peran utama dalam Teater karna Hee Joo adalah putri Kepala Universitas, namun karna penanggung jawab Teater itu diganti maka pasti Hee Joo juga akan di ganti. Mereka juga membicarakan masalah wajah Hee Joo yang pasti hasil operasi plastik dan lagi ada kabar bahwa saat SMA itu Hee Joo sangat gemuk.

Hee Joo kesal dengan orang yang membicarakannya itu dan dia pun segera keluar dari bilik kamar mandi. Mahasiswa yang membicarakan Hee Joo pun terkejut. Salah seorang mahasiswa bertanya pada Hee Joo, "Kau disini? Ah apakah kau yang muntah itu? Tadi terdengar ada seseorang yang muntah." Hee Joo tersenyum, "Mana mungkin aku muntah? Tidak peduli seberapa banyak aku makan, aku tidak akan gemuk." Mahasiswa itu balik bertanya, "Apakah aku mengatakan bahwa berat badamu bertambah? Aku hanya bertanya apakah kau yang muntah itu? Apakah kau melakukannya karna takut gemuk?" Hee Joo menjawab, "Mana mungkin aku? Aku hanya khawatir jika kau yang melakukannya. Aku pergi duluan ya..." Hee Joo dengan cepat pergi meninggalakan kamar mandi.


Hee Joo memarahi dirinya karan tadi dia salah ngomong saat di kamar mandi. Hee Joo malihat ada seorang mahasiswa yang sedang membawa minum untuk ke ruangan Dosen Im. Hee Joo bilang pada mahasiswa itu bahawa dia lah yang akan mengantar minuman itu. Saat Hee Joo akan masuk kedalam ruangan Dosen Im, Dan di depan pintu itu dia mendengar suara Suk Hyun yang bilang bahwa nanti akan ada kompetisi antara Mahasiswa Musik Tradisional dengan Mahasiswa Musik modern dan Suk Hyun juga bilang bahwa yang memainkan Gayageum itu namanya Lee Kyu Won. Hee Joo penasaran dengan Lee Kyu Won yang dimaksud oleh Suk Hyun. Hee Joo menarik mahasiswa yang lewat di depan Kantor Dosen Im dan meminta agar dia menyerahkan minuman itu ke Dosen Im.


Teman-teman Shin dari jurusan Musik Modern datang ke Shin dan The Stupid untuk memberikan makanan dan juga dukungan. Won Bil bergumam, "Jika kita kalah maka habislah kita." Teman-teman Shin dari jurusan Musik Modern itu sudah pergi dan kemudian datanglah Joon Hee. Joon Hee melihat makanan yang di berikan teman-temannya itu dan dia berkomentar bahwa mereka ini seperti sudah menjadi artis beneran.

Joon Hee mengganti pakaiannya dan Won Bin bertanya, "Ya, bisakah kau tampil dengan pakaianmu yang sekarang ini saja?" Joon Hee menjawab, "Tidak. Demi orang-orang yang menonton aksi kita maka aku harus berpenampilan baik." Shin dan anggota The Stupid hanya tertawa mendengarnya. Joon Hee kemudian berkata, "Ah Hyung apakah kau sudah mendengarnya mengenai Dosen Musik Tradisional itu?" Won Bin bertanya pada Joon Hee, "Dosen? Yang kanker itu?" Joon Hee mengiyakan, "Iya. Aku dengar dia meninggal." Shin terkejut mendengarnya, "Kapan dia meninggal?" Joon Hee menjawab, "Hari yang sama saat kita tampil itu. Aku dengar mereka mendatangi pemakaman setelah tampil." Shin terdiam dan ingat saat Kyu Won menolak uang pemberian Shin. Shin pun mengerti kenapa Kyu Won menolak uang itu, karena Dosen sudah meninggal jadi untuk apa lagi uangnya.


Kyu Won keluar dari ruangannya dan dia pun bersama-sama Mahasiswa Musik Tradisional pergi ke lapangan pertunjukan. Bo Woon bertanya pada Kyu Won, "Kita tidak akan diusir dari Jurusan Musik Tradisional kan?" Kyu Won hanya menjawab, "Ayo pergi."


Yoon Soo sedang berjalan menuju Perpustakaan dan dia bertemu dengan Dosen Im yang mengajaknya untuk menyaksikan pertunjukan antara Mahasiswa Musik Tradisional melawan Mahasiswa Musik Modern. Yoon Soo setuju dan ikut pergi ke lapangan pertunjukan. Dosen Im berkomentar, "Wow sangat ramai. Aku dengar mahasiswa bernama Lee Shin itu sangat populer." Yoon Soo hanya tersenyum mendengarnya. Dan ternyata Suk Kyun juga datang ke lapangan pertunjukan untuk menyaksikan kompetisi ini.


Kyu Won dan Shin pun bertemu di atas panggung. Kyu Won bertanya, "Apa persiapanmu cukup?" Shin tidak menjawab dan dia meminta maaf karna kejadian dia tidak datang ke koser itu. Kyu Won salah paham dan dia justru menyangka Shin meminta maaf karna takut kalah, "Huh, apakah kau tiba-tiba takut kalah?" Shin tersenyum sinis, "Melawanmu itu hanya memerlukan kekuatanku yang biasa saja."


Suk Hyun duduk di baris penonton dan memberikan semangat pada Kyu Won. Kyu Won yang melihatnya pun melambaikan tangan pada Suk Hyun. Ternyata hal itu dilihat oleh Yoon Soo. Dosen Im berkomentar, "Ah itu sepertinya dia, orang yang Suk Hyun maksud." Yoon Soo pun langsung menatap Kyu Won dari jauh.


MC datang dan bilang bahwa hari ini akan diadakan kompetisi antara Mahasiswa Musik tradisional melawan Mahasiswa Musik Modern. Mereka menentukan siapa yang tamil pertama dengan menggunakan koin dan ternyata The Stupid lah yang harus tampil pertama. Para fans The Stupid pun tentu sangat senang dan bersorak.

Dan ternyata Kakek datang ke Kampus untuk melihat kompetisi antara Mahasiswa Musik Tradisional dengan Mahasiswa Musik Modern.


The Stupid tampil dan tentu saja banyak yang berteriak senang. Bahkan Suk Hyun pun bertepuk tangan untuk The Stupid. Dan Hee Joo yang melihat panmpilan The Stupid pun ikut tersenyum. Teman-teman Kyu Won terlihatt kehilangan semangat karna penampilan Stupid memang luar biasa.


Kyu Won pergi ke kamar mandi untuk menenangkan diri, dia menatap cermin dan berbicara pada dirinya sendiri, "Baiklah. Aku adalah yang terbaik! Musik Tradisional lah yang terbaik!" Tiba-tiba terdengar suara Kakek, "Tentu saja Musik Tradisional adalah yang terbaik!" Kyu Won kaget dan berkata, "Ah ini pasti karna aku tidak tidur sehingga mendengar suara halusinasi."

Kyu Won keluar dari kamar mandi dan terkejut saat melihat ternyata ada Kakek. Kyu Won bertanya, "Kakek, bagaimana bisa kau ada disini?" Kakek menjawab, "Lee Kyu Won kau tidak boleh kalah! Kau adalah satu-satunya cucu Lee Dong Jin. Kau pasti bisa melakukannya." Kyu Won tersenyum penuh semangat.


Kini giliran Kyu Won dan teman-temannya yang tampil. Kakek ikut memberikan semangat dan meneriaki nama Kyu Won. Para penonton pun terlihat menikmati musik yang mereka bawakan. Tapi tiba-tiba saja di tengah pertunjukan itu senar Gayageum milik Kyu Won putus dan pertunjukan pun berhenti di tengah jalan. Kakek sangat malu dan langsung pulang. The Stupid juga terkejut karna kejadian itu. Hee Joo justru senang dan berkomentar, "Huh apa bagusnya wanita itu?"


Pada akhirnya lebih banyak orang yang memilih The Stupid sebagai pemenang. Kyu Won meminta maaf pada teman-temannya karna dia lah yang membuat mereka kalah. Teman-teman Kyu Won ikut sedih. Kyu Won pamit untuk pergi duluan. Bo Woon bertanya, "Kyu Won, jika kau lelah maka aku mau menjadi budaknya atau apapun demi kau." Kyu Won tidak mendengarnya dan pergi.


Joon Hee yang masih dengan penampilan drummer The Stupid itu menghampiri teman-teman Kyu Won dan memuji penampilan mereka itu. Bo Woon tersenyum senang dan bilang bahwa dia mau memainkannya kapan saja untuk Joon Hee. Joon Hee bertanya, "Unni, apakah kau lapar?" Bo Woon menjawab, "Kau lapar? Aku akan meneraktirmu. Ayo pergi." Joon Hee semangat dan dia pun langsung pergi bersama Bo Woon. Teman-teman Bo Woon hanya bisa menggelengkan kepala melihat sikap Joon Hee dan Bo Woon.


Kyu Won berjalan menuju halte sambil memarahi dirinya sendiri. Dan ternyata di halte itu ada Kakek yang menunggunya. Kyu Won terkejut, "Kakek, kau belum pulang?" Kakek menjawab, "Mereka itu berisik dan gila. Dan tidak ada bahan yang asli. Jika senarmu tidak putus, kau pasti menang." Kyu Won terharu mendengar ucapan Kakek. Tapi kemudian Kakek melanjutkan ucapannya, "Dia terlihat mirip sekali denganku saat aku masih muda." Kyu Won bingung, "Siapa?" Kakek menjawab, "Bocah yang memainkan gitar(Shin). Saat aku muda, dia benar-benar mirip denganku." Kyu Won yang awalnya mau menangis terharu pun tidak jadi karna ucapan Kakek itu.


Joon Hee makan dengan lahap di depan Bo Woon. Joon Hee melihat makanan Bo Woon yang belum habis dan akhirnya dia lah yang menghabiskannya. Bo Woon berfikir, "Sepertinya aku pernah melihat orang yang seperti ini...." Bo Woon teringat akan seorang laki-laki yang meminta makanan sisanya saat berada di kantin(Laki-laki itu Joon Hee namun dalam penampilan biasanya bukan sebagai Drummer The Stupid.) Bo Woon menggelengkan kepala dan bilang bahwa laki-laki itu pasti bukanlah Joon Hee.

Joon Hee bertanya, "Unnie, bisakah memesannya kembali?" Bo Woon menatap dompetnya dan ternyata sudah tidak ada uang. Bo Woon mau bilang bahwa dia sudah tidak ada uang namun melihat wajah memelas Joon Hee itu dia tidak tega, "Ah ya, pesanlah apapun yang kau inginkan." Joon Hee tentu senang mendengarnya.


Kyu Won sedang berada di kamarnya. Kyu Won terlihat bingung untuk menghadapi Shin besok, "Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Aku benar-benar gila... " Kyu Won berfikir untuk menghindar saja namun dia tidak mau berbuat curang. HP Kyu Won berbunyi dan itu adalah telfon dari Bo Woon.


Shin sedang dalam perjalanan pulang. Dia mendapatkan pesan dari Joon Hee yang bilang bahwa dia ada di Restaurant dan tidak bisa membayar makanya dia meminta bantuan Shin. Shin tersenyum membaca pesan itu.


Kyu Won datang ke Restaurant dan akhirnya dia lah yang membayar seluruh makanan Bo Woon dan Joon Hee. Bo Woon meminta maaf pada Kyu Won dan menjelaskan bahwa dia tidak tega menolak permintaan Joon Hee. Kyu Won tersenyum dan bilang bahwa hari ini juga dia sudah menyusahkan Bo Woon. Kyu Won lalu bertanya, "Tapi bagaimana bisa kalian begitu banyak makanan? Pemilik Restaurant sangat terkejut." Bo Woon menatap kesal pada Joon Hee dan menjawab, "Kau tidak akan bisa membayangkannya."

Shin datang ke Restaurant itu dan Joon Hee pun menjelaskan bahwa Kyu Won sudah membayar makanan mereka. Kyu Won terlihat malu di depan Shin karna kejadian tadi siang. Joon Hee bilang pada Bo Woon bahwa dia akan mengantar Bo Woon pulang. Bo Woon senang dan berkata pada Kyu Won, "Kyu Won, mintalah Shin mengantarmu pulang. Aku pulang ya..." Joon Hee dan Bo Won pun pergi meninggalkan Shin dan Kyu Won di depan Restaurant.


Mereka berdua sama-sama diam hingga akhirnya Kyu Won mulai membuka pembicaraan, "Hari ini aku kalah. Mengenai perjanjian kita, kau bebas melakukan apapun." Shin berkomentar, "Penampilanmu tidak buruk. Jika senarmu tidak putus, kau bisa menang." Kyu Won menjawab, "Tentu saja." Shin lalu meminta maaf karna dia tidak datang pada konser itu dan juga dia bilang bahwa dia sudah mendengar kabar Dosen telah meninggal.

Kyu Won bertanya, "Jika aku bertanya mengapa kau tidak datang waktu itu, apa kau mau menjawab?" Shin menjawab, "Adikku sakit dan Ibuku waktu itu masih bekerja. Tidak apa-apa jika kau tidak percaya padaku." Kyu Won berkata, "Aku percaya padamu. Dan maslaah Dosen... Aku tau itu bukan salahmu." Shin berkomentar, "Waktu itu akulah yang tidak menepati janji. Tapi janji tetaplah janji. Aku akan mulai merepotkanmu." Kyu Won menjawab, "Terserah kau." Shin lalu bertanya, "Dimana kau tinggal?" Kyu Won menyangka Shin akan mengantarnya pulang makanya dia bilang bahwa Shin tidak perlu mengantarnya pulang. Shin menghilangkan senyumnya dan berkata, "Aku hanya mau meminta kau jalan ke arah yang berlawanan!" Kyu Won kesal dan mengikuti perintah Shin untuk berjalan ke arah yang berlawanan.


Shin pulang ke rumah dan melihat Ibu dan Adiknya sedang makan es krim bersama. Tiba-tiba Adiknya berkata, "Oppa, lihatlah Ibu. Bukankah dia sudah tua?" Shin hanya tertawa mendengarnya. Telfon rumah berbunyi dan Ibu Shin lah yang mengangkatnya, "Hallo?" Seseorang yang menelfon itu menjawab, "Nyonya Song Ji Yeong? Aku adalah istri Lee Yeon Soo(Ayah Shin)." Ibu Shin terdiam lama dan menatap Shin. (Ibu Shin dan Ayah Shin sudah berpisah)


Ibu Shin pun bertemu dengan Istri Ayah Shin yang sekarang. Istri Ayah Shin itu bertanya, "Bagaimana kabar Shin?" Ibu Shin menjawab, "Dia baik-baik saja. Mengapa kau meminta bertemu hari ini?" Istri Ayah Shin menjawab, "Aku sesuatu yang ingin aku minta bantuanmu."


Shin dan teman-teman bandnya sedang berada di kelas. Sang Dosen bertepuk tangan dan mengingatkan mahasiswa lain bahwa minggu depan akan ada test. Mahasiswa lain sudah keluar dari kelas dan tersisa Shin di dalam kelas. Dosen itu berkata pada Shin, "Shin, aku dengar penampilanmu kemarin. Sayang sekali aku tidak disana. Apa kau mau makan bersama? Aku akan meneraktirmu?" Shin tidak mempedulikan dosennya itu dan pergi.


Kyu Won sedang berjalan bersama-sama dengan teman-temannya. Teman-teman Kyu Won itu bilang pada Kyu Won jika Kyu Won tidak mau menjadi budaknya Shin maka mereka mau menggantikan Kyu Won.


Tiba-tiba Shin datang dan Kyu Won berusaha bersembunyi di balik punggung Bo Woon namun ternyata hal itu dilihat Shin. Shin menghampiri Kyu Won dan meminta nomor telfon Kyu Won. Teman-teman Kyu Won dan beberapa mahasiswa yang melihat kejadian itu pun langsung terkejut. Kyu Won bertanya, "Untuk apa nomor telfonku?" Shin menjawab, "Aku perlu nomormu untuk menelfomu." Shin tiba-tiba mengambil HP Kyu Won dan memasukan nomor telfonnya. Setelah selesai memasukan nomor telfonnya, Shin pun pergi. Teman-teman Kyu Won dan mahasiswa lainnya pun langsung meminta nomor Shin pada Kyu Won.


Ibu Shin datang ke sebuah Rumah Sakit dan dia mengingat permintaan Istri Ayahnya Shin, "Dia tau dia telah melakukan kesalahan. Bahkan jika dia matipun dia tidak akan mengatakannya. Tapi walaupun dia tidak akan mengatakannya, aku tau dia merindukannya. Dia(Shin) adalah anak satu-satunya. Bagaimana mungkin dia tidak merindukannya? Aku mohon... Hanya sekali ini. Pertemukan dia dengan anak itu...."

Ibu Shin melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar rumah sakit dan disana ada seorang pria yang berbaring di tempat tidur. Pria itu adalah Ayahnya Shin. Ayah Shin berkata, "Seperti yang kau bilang, aku akan meninggal dengan bir di tanganku." Ibu Shin berkomentar, "Bukankah itu keinginanmu meninggal saat sedang minum?" Ayah Shin bertanya, "Apa dia masih bermain gitar? Musik... Lebih baik jika dia tidak memainkannya. Terlalu kesepian..." Ibu Shin berkata, "Aku pulang. Besok pertemuannya. Aku tidak akan bertemu denganmu lagi kedepannya jadi jaga dirimu." Saat Ibu Shin mau melangkahkan kaki pergi, Ayah Shin berkata, "Maafkan aku..." Ibu Shin pergi meninggalkan ruangan sambil menangis.


Shin baru keluar dari Club dan dia bertemu dengan Adiknya. Shin bertanya, "Mengapa kamu disini?" Adik Shin menjawab, "Sendirian di rumah itu sangat membosankan. Ibu bilang dia akan pulang terlambat." Shin tersenyum dan akhirnya mereka pergi berdua dengan sepedah Shin.


Kyu Won dan Bo Woon pergi ke toko ice cream. Kyu Won bilang bahwa dia akan membeli kue itu untuk Kakek karna Kakek sudah sangat membantunya.


Kyu Won sedang duduk bersama dengn Bo Woon di halte bis. Kyu Won kesal karna Shin dan dia sendiri tidak tau apa yang akan diminta oleh Shin dari dirinya. Bo Woon berkata, "Haruskah aku bertaruh dengannya juga? Dia passti mengakui kekalahannya. Kyu Won menggelengkan kepalanya, "Lupakan itu. Kita sudah kalah."

Tiba-tiba saja sepedah Shin itu melintas di depan Kyu Won dan terlihat Shin yang sedang membonceng seorang perempuan(Adiknya). Kyu Won terkejut melihat itu, "Jangan katakan bahwa mereka berkencan!!" Sepedah Shin yang awalanya sudah melewati Kyu Won itu tiba-tiba mundur menghampiri Kyu Won. Adik Shin bertanya, "Oppa, kau mengenal wanita ini?" Shin tersenyum licik, "Ya. Dia budakku." Adik Shin berkomentar, "Oppa, jangan pikirkan wanita ini. Ayo pergi." Shin tersenyum pada adiknya, namun senyum itu hilang saat dia melihat Kyu Won. Shin pun kemudian pergi.

Kyu Won benar-benar kesal dengan sikap Shin itu. Bo Woon berkomentar pada Kyu Won, "Kyu Won, lubang hidungmu membesar." Kyu Won teriak kesal, "Argh!! Bagaimana bisa ada orang seperti dia?!"


Shin dan adiknya pulang ke rumah dan sudah ada Ibu Shin yang menunggu. Adik Shin bertanya pada Ibunya, "Ibu, apa kau sakit?" Ibu Shin menjawab, "Hanya sedikit lelah." Shin berkomentar, "Jika lelah, beristirahatlah." Ibu Shin tiba-tiba bertanya pada Shin, "Gitarmu... Bisakah kau tidak memainkannya?" Shin balas bertanya, "Kenapa tidak boleh memainkannya?" Ibu Shin menjawab, "Itu... karna tidak menghasilkan uang." Adik Shin berkata, "Ya, apakah ini yang diucapkan oleh seorang editor majalah musik(Pekerjaan Ibu Shin)?" Ibu Shin hanya tersenyum. Adik Shin lalu pamit pergi ke kamar.

Shin bertanya pada Ibunya, "Ada apa?" Ibunya menjawab, "Hanya berfikir bahwa kau sudah besar. Apakah sifat dinginmu ini juga turunan genetik?" Shin tersenyum mendengarnya. Ibu Shin lalu pamit duluan ke kamarnya.


Ibu Shin masuk kedalam kamar dan melihat foto-foto kenangannya bersama Ayah Shin. Ibu Shin mengambil telfon dan menelfon temannya, temannya itu adalah Ayah Kyu Won. Ayah Kyu Won bertanya, "Apakah situasinya begitu buruk?" Ibu Shin menjawab, "Ya. Aku merasa tidak bisa bertahan." Ayah Kyu Won kemudian memberikan saran, "Pertemukan mereka sebelum terlambat. Ini bukan demi Yeon Soo(Ayah Shin) tapi demi Shin."


Ibu Shin masuk kedalam kamar Shin dan melihat Shin sudah tertidur. dan di samping Shin ada gitarnya. Ibu Shin menyimpan gitar itu kembali ke tempatnya dan kemudian keluar dari kamar Shin.


Kyu Won bersiap-siap pergi ke kampus sementara Kakeknya sedang mengurusi tanaman. Kakek berkata, "Waktu itu aku mengatakan kau bermain bagus untuk membuatmu senang. Kau masih jauh dari sempurna." Kyu Won mengerti dan cepat-cepat pergi.


Saat berjalan ke kampus, HP Kyu Won berbunyi dan itu merupakan telfon dari Shin. Shin meminta agar Kyu Won menggantikan dirinya masuk kedalam kelas. Kyu Won bilang bahwa dia juga ada kelas, namun Shin tidak mendengarnya dan langsung mematikan telfon.


Shin ternyata tidak bisa pergi ke kampus karna dia bersama Ibunya mau menemui seseorang. Shin bertanya, "Bagaimana kau bisa mengetahui dia? Maksudku orang yang kau bilang guru gitar itu." Ibu Shin menjawab, "Oh aku mengenalnya saat aku bekerja di bagian publisitas. Kemampuannya cukup bagus. Dan aku rasa cukup baik jika kau mendatangi kelasnya sekali ini." Shin bertanya, "Tapi mengapa terburu-buru?" Ibu Shin menjawab, "Dia bilang dia tidak punya banyak waktu. Dia sangat sibuk. Kenapa? Kau tidak mau pergi?" Shin tersenyum, "Tidak apa-apa. Aku mau pergi."


Dosen mulai mengabsen dan saat nama Shin diabsen, Kyu Won sengaja memberatkan suaranya dan menjawab bahwa Shin datang. Dosen menatap Kyu Won dan berkata, "Sejah yang aku tau, Lee Shin adalah laki-laki yang tampan." Teman sekelas pun tertawa. Kyu Won menunduk dan meminta maaf.


Shin dan Ibunya sudah sampai di depan rumah sakit. Ibu Shin berkata, "Carilah ruang nomor 350." Shin bertanya, "Kenapa? Kau tidak akan ikut denganku kedalam?" Ibunya menjawab, "Aku akan menunggu disini. Aku tidak mau menganggumu. Pergilah..." Shin tersenyum dan pergi ke dalam rumah sakit sambil membawa gitarnya.


Shin masuk kedalam ruangan di rumah sakit dan bertemu dengan Ayahnya(Shin gak tau kalau itu Ayahnya.) Ayah Shin tersenyum senang dan mempersilahkan Shin untuk duduk. Ayah Shin lalu meminta agar Shin memainkan sebuah lagu. Shin mengambil gitarnya dan mulai memainkan lagu. Ayah Shin tersenyum dan dia juga ikut mengambil gitar untuk dimainkan bersama dengan Shin.


Kelas sudah selesai dan Dosen pun memberikan hukuman pada Kyu Won untuk menulis rasa menyesalan di dalam 2 buah buku. Dan hukuman itu juga di berikan pada Shin.


Shin sudah pulang dari rumah sakit dan dia sedang berada di kamarnya. Shin teringat akan kejadian tadi di rumah sakit. Shin mengingat ucapan Ayahnya itu, "Aku dan gitar ini adalah duniaku. Selain ini, kita tidak memiliki hal lain. Apakah kau akan datang lagi nanti?" Shin terdiam memperhatikan tangan Ayahnya yang bergetar. Shin mengangkat tangannya itu ke atas dan dia terus menatap tangannya itu.


Bo Woon memaksa Kyu Won untuk datang ke Club tempat The Stupid tampil. Bo Woon bilang bahwa Kyu Won harus memberi tahu Shin kalau Shin dapat hukuman, dan lagi Bo Woon juga bilang kalau Kyu Won pasti sedang dalam mood yang buruk makanya Bo Woon membawa Kyu Won ke club itu.


Bo Woon dan Kyu Won pun masuk ke Club itu dan mencari tempat duduk. The Stupid tampil dan mereka menyanyikan lagu ballad. Kyu Won tersentuh mendengar musik itu dan dia terus menerus menatap Shin.



Pst :

Zola suka deh sama sifatnya Lee Shin karna walaupun dia bersikap dingin sama orang-orang, tapi dia itu orang yang sangat care sama keluarga. Jadi iri pingin punya Oppa kaya Lee Shin :[ Dan maaf kalo banyak salah ketik soalnya ngetiknya buru-buru hehe :-]

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA



0 comments:

Post a Comment


Friend Link List