Recent Post


[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 16 Part 1

Do you want to share?

Do you like this story?

Sebelumnya, Sun Joon mencari-cari Yoon Hee disekitar sungai , “Kim Yoon Shik!, Kim Yoon Shik,”teriaknya. Walau sempat putus asa, akhirnya Sun Joon menemukan Yoon Hee dan langsung memeluknya (ckckckc…backsoundnya kereun euy Too Love by Xiah Junsu :D).
Yoon Hee pun kaget dipeluk Sun Joon tiba-tiba, cukup lama lalu perlahan-lahan Sun Joon melepaskan pelukannya, Sun Joon meminta Yoon Hee menghindarinya, “tidak peduli seberapa keras aku mencoba, aku tidak bisa tidak mencarimu seperti ini, jadi sekarang gilaranmu lari dariku, Kim Yoon Shik ,”Sun Joon lalu berlalu pergi meninggalkan Yoon Hee. Yoon Hee tidak bisa berkata apa-apa, matanya berkaca-kaca lalu tiba-tiba berkata , “tunggu, kamu harus mendengarkan jawabanku sebelum kamu pergi,” yang otomatis menghentingkn langkah Sun Joon.

Yoon Hee pun berlari ke arah Sun Joon tapi tiba-tiba Yoon Hee terpeleset dan terjebur ke sungai, lalu Sun Joon pun langsung ikut mencebur ke sungai menyelamatkan Yoon Hee yang kemungkinan tidak bisa berenang. Sun Joon berhasil menyelamatkan Yoon Hee yang pingsan , Sun Joon pun membopong Yoon Hee ke daratan dan membaringkannya, “Kim Yoon Shik, Kim Yoon Shik, bangun Kim Yoon Shik!, Kim Yoon Shik!”kata Sun Joon sambil berusaha membangunkan Yoon Hee dan mengguncang-guncangkan badan Yoon Hee, namun Yoon Hee belum juga sadar. Sun Joon pun mencoba melepaskan kancing baju Yoon Hee supaya Yoon Hee bisa bernapas, ketika Sun Joon sampai membuka baju lapisan terakhir yang dipakai Yoon Hee, Sun Joon pun terperanjat kaget dan syok berat ( Sun Joon tahu deh Yoon Hee seorang wanita).
Di lain tempat, Byun Choon dan Gobong diinterogasi Jae Shin di atas tebing sungai,
“apa yang kalian lakukan menyelinap dibelakang Kim Yoon Shik?”tanya Jae Shin. “Tidak, kami hanya memikirkan bermain di air bersama-sama, bergaul dengan baik karena kita melakukan perjalanan bersama-sama,”kata Byun Choon. “itu bermain air,”kata Gobong untuk menguatkan alibi Byun Choon. Jae Shin pun mencengkram kerah baju mereka berdua sambil berkata “lakukanlah denganku, bergaul dengan sangat baik,” lalu menepuk-nepuk pipi kedua sejoli ini.
Kembali ke Yoon Hee, Yoon Hee mulai sadar, ia terbatuk-batuk dan memuntahkan air , Sun Joon pun hanya berdiam diri (sepertinya masih syock berat hahahahaha) . Yoon Hee pun melihat bajunya yang terbuka ia pun segera menutup lapisan-lapisan bajunya yang terbuka. Yoon Hee yang kaget segera bangun dan membelakangi Sun Joon. “Kim Yoon Shik,…kamu….kamu seorang wanita?”tanya Sun Joon. Yoon Hee yang kaget tidak bisa mengatakan apa-apa ditambah terdengar suara rombongan teman-temannya makin membuat Yoon Hee semakin panik. “Apa itu?”tanya Yoon Hee, yang segera membenarkan pakaian hanboknya.

“Mari kita berhenti, sampai disini?”kata salah seorang rombongan (mianhe namanya nggak tahu). Mendengar hal itu Sun Joon segera menarik tangan Yoon Hee bersembunyi di bawah batu (terulang kembali ni sembunyi dibawah batu ), “Stop, ini terlalu jauh, kita tidak boleh pergi terlalu jauh,”kata Ahn Do Hyun. “Mari kita pergi sedikit jauh lagi Hyunim, “pinta Bae Hae Won. “Itu sebabnya Konfusius berkata ….., “lanjut Bae Hae Won. “Apa?”tanya Ahn Do Hyun.
Tanpa mereka ketahui Sun Joon dan Yoon Hee ada dibawah mereka merapat ke batu, Yoon Hee memeluk Sun Joon, tapi ketika mereka beradu pandang Yoon Hee pun segera melepaskan pelukannya . Sun Joon yang melihat Yoon Hee gemetaran dan ketakutan berusaha mendekapnya namun diurungkan niatnya itu. Ternyata rombongan teman-temannya tadi sudah pergi menjauh kembali ke pondokan sepertinya. Sun Joon dan Yoon Hee pun lega.
Di lain tempat Byun Choon dan Gobong diceburin ke dalam air yang dingin oleh Jae Shin. Mereka di dorong-dorong menggunakan kayu (wkwkwwkk lumayan sadis hahaha) oleh Jae Shin jika mereka mulai menyembul . “Kalian begitu banyak ulah , kita akan bermain air disini,”kata Jae Shin. “Kami sudah cukup bermain!”kata Byun Choon. Yang ditimpali Go Bong “Tidak bisakah kami keluar sekarang? “, yang mulai kedinginan sama Jae Shin Byun Choon dan Gobong semakin dilelebin. “Coba melangkah bahkan keluar dari air sebelum saya kembali, aku akan bermain dengan kalian sampai basah,”ancam Jae Shin. Lalu Jae Shin melangkah pergi namun sebelumnya Jae Shin menoleh ke arah Go Bong dan Byun Choon, melihat Jae Shin Byun Choon dan Go Bong yang kepalanya masih menyembul buru-buru melelebkan diri sendiri(hahaha lucu ari lihatnya wkwkwkw).
Kembali ke Yoon Hee, Yoon Hee selesai merapikan pakaian hanboknya. “Aku harus kembali sekarang,”kata Yoon Hee, lalu melangkah pergi meninggalkan Sun Joon, namun ketika Yoon Hee melewati Sun Joon, Sun Joon menahan Yoon Hee dengan memegang pundaknya, Yoon Hee pun menoleh ke arah Sun Joon. “Kau bilang…..membiarkanmu pergi seperti ini?aku tidak bisa membiarkan kau pergi,”kata Sun Joon. Yoon Hee pun bingung.
Sementara itu Jae Shin mencari-cari Yoon Hee sambil membawa kayu yang dipakai buat menyiksa Go Bong dan Byun Choon tadi hehehe. “Hei, Kim Yoon Shik! Mari kita turun sekarang!”teriak Jae Shin. Namun tidak ada jawaban, Jae Shin memanggil nama Kim Yoon Shik kembali, “Dimana anak itu?”tanya Jae Shin. Jae Shin pun meneruskan mencari Yoon Hee disekitar sungai , “Kim Yoon Shik!”panggil Jae Shin, tidak mendengar jawaban Jae Shin mulai khawatir dia pun meletakkan kayunya dan berlari –lari ke diatas pinggiran sungai mencari Yoon Hee.
Jae Shin sampai ditempat tenda teman-temannya, “Apakah Kim Yoon Shik datang ke sini?tanya Jae Shin ke salah satu temannya, tapi teman itu menggelengkan kepalanya. “Kamu, pernahkah melihat Kim Yoon Shik?”tanya Jae Shin ke teman lainnya. “Aku tidak tahu,”jawab orang itu. “Kemana anak ini pergi,”tanya Jae Shin.

Tiba-tiba Yong Ha datang dan menepuk-nepuk Jae Shin dengan kipasnya. “Jangan terlalu khawatir, dia baik-baik saja,”kata Yong Ha (Yong Ha selalu bawa kipas sekarang kipasnya warnany sesuai dengan bajunya, krem-krem biru muda gimana *pengen wkwkkwkwkw*). “Apakah kamu yakin? Dimana dia sekarang?”tanya Jae Shin. “Hanya bertanya pada temanku, aku tidak melihatnya sendiri, dia sekarang aman dengan teman sekamarnya. “kata Yong Ha. “Apa?”tanya Jae Shin. “ Daemul bersama Lee Sun Joo, jika kamu khawatir pergilah kesana, pergi dan periksa dengan mata kepala sendiri bahwa dia aman dan sehat, “kata Yong Ha sambil menyodorkan kipasnya ke dagu Jae Shin. Jae Shin pun menepis kipas Yong Ha “tidak apa-apa, selama dia baik-baik saja,”kata Jae Shin sambil berlalu meninggalkan Yong Ha. Yong Ha pun tersenyum menatap kepergian temannya ini.
Dilain tempat Yoon Hee menginap di rumah Sun Joon. “Saya sudah selesai ganti baju,”kata Yoon Hee mempersilahkan Sun Joon masuk kembali ke kamar.
“Aku tidak tahu harus mulai dari mana pembicaraan ini, karena kamu sudah lelah, lebih baik beristirahatlah”kata Sun Joon.
“Disini,di ruangan ini?tanya Yoon Hee.
“Aku akan tidur diluar, kamu tidak perlu khawatir.”jawab Sun Joon. Yoon Hee pun mengangguk dan Sun Joon melangkah keluar kamar.
Tiba-tiba Soon Dol membuka pintu, “Menurut anda, Anda mau pergi kemana tuan muda?”kata Soon Dol. “Pelajar cantik,, malam ini anda harus meyakinkan tuan muda saya dan membawanya kembali ke Sungkyunkwan bersama anda, dia akan hancur jika ia terus tinggal dikamar sendirian, bahkan jika saya harus mati dihadapannya, aku tidak akan duduk dan menonton tuan muda saya dalam kesakitan lagi”kata Soon Dol pada Yoon Hee. (ini Soon Dol nyerecos aja, idenya hebat juga nyuruh Sun Joon dan Yoon Hee tidur dalam ruangan yang sama, *kan dah dibayar Yong Ha hehehe).
“Apakah anda pernah sakit?”tanya Yoon Hee pada Sun Joon,
“Ini sakit cinta!, dia tidak makan, membaca dan tidur. Dia dalam keadaan linglung, hanya memikirkan orang-orang dan merindukannya,”kata Soon Dool.
Sun Joon yang disindir begitu langsung menoleh ke arah Yoon Hee, Yoon Hee pun kebingungan. “Soon Dol segera hentikan ini, “kata Sun Joon.
Tiba-tiba Soon Dol menutup pintu dan menguncinya dari luar. Sun Joon pun berusaha membuka pintu .“Pelajar cantik, pastikan anda meyakinkan tuan muda saya, oke?”kata Soon Dol dari luar. Yoon Hee pun ikut kaget melihat ia terkunci di dalam kamar berdua bersama Sun Joon.
“Hanya ada satu selimut disini,”kata Sun Joon memberi alasan agar dibukakan pintu.
Yoon Hee pun melihat dikamar itu ada 1 selimut dan 1 kasur lipat hehe.
“Aizz, tuan muda begitu rewel, malam sudah larut dimana saya mendapatkan selimut lagi,?ini yang kalian butuhkan agar anda tidak menjaga jarak satu sama lain,”kata Soon Dol lalu berlalu meninggalkan kamar. Sun Joon yang tahu Soon Dol sudah pergi hanya pasrah .
Dilain tempat mahasiswa Sungkyunkwan membuat api punggung, sambil berteriak “Sungkyunkwan, Ahk Kwan San, San Seul Gi….Seulk…Seul…Ahh!sambil bertepuk tangan. “Konfusius tidak menggunakan kata seulk, minumlah”kata salah satu mereka, Byun Choon dan Gobong kedinginan dan menghangatkan tubuh mereka di dekat api unggun. Jae Shin tidur-tiduran di dipan, tiba-tiba Yong Ha menghampirinya.
“Jika kamu berbaring disini hanya memakai pakaian luar, bisa sakit, mengapa begitu keras kepala?”kata Yong Ha sambil menepuk-nepuk dada Jae Shin. “kamu didalam sana dengan Daemul, lihat? Thang!Thang! ini membuat suara hampa,”kata Yong Ha mengoda Jae Shin dengan memukul-mukul kepala Jae Shin.
Jae Shin pun menarik tangan Yong Ha “Jika kamu terus membuat asumsi dan melakukan kebiasaan ini, pergelangan tanganmu bisa pecah.”kata Jae Shin.
Yong Ha pun melepaskan tangannya, dan mulai menggoda Jae Shin lagi. “
Kamu suka Daemul,”tanya Yong Ha.
“Bagaimana denganmu, kamu juga?”jawab Jae Shin.
“Itu benar. Siapa yang tidak akan seperti itu melihat pria bermata terang,”kata Yong Ha.
“Aku akan tidur”kata Jae Shin sambil bangkit dari rebahannya dan pergi meninggalkan Yong Ha.
“Jangan buang energi dan mencoba bertindak dingin, Geol Oh. “kata Yong Ha sambil bangkit dari duduknya dan mendekati Jae Shin. “berpura-pura tidak ingin…..berpura-pura tidak cemburu dan berpura-pura menjadi kuat dan tidak terpengaruh oleh hal-hal kecil seperti itu. Jika aku jadi kau, aku tidak akan menyia-nyiakan energi tidak berguna, namun mencurahkan semua ke dalam hati dan menyimpannya. Sampai sekakarabg, kamu masih memiliki keuntungan atas Lee Sun Joon.”kata Yong Ha sambil tersenyum manis sambil mendekat ke telinga Jae Shin sambil membisikkan, “sejak Lee Sun Joon tidak bisa membayangkan rahasia Daemul.”
Namun Jae Shin hanya menepuk pundak Yong Ha dan berlalu pergi meninggalkannya. Yong Ha pun tersenyum.
Ternyata Jae Shin merebahkan diri di rerumputan menyendiri, mungkin memikirkan Yoon Hee. (Tuh Kan Jae Shin suka rebahan disembarang tempat ck…ck….ck).
Kembali ke Yoon Hee, Yoon Hee tidak bisa tidur karena lampu masih menyala sedangkan Sun Joon menyibukan diri dengan membaca.
“Jika mau tidur lampu harus dimatikan,”kata Yoon Hee .
“Aku belum selesai membaca, aku harus membacanya saat ini. Jadi tidak keberatan kau pergi tidur duluan? “kata Sun Joon.
Yoon Hee pun bersiap-siap merebahkan diri, namun tiba-tiba bangun kembali ,”aku pikir aku lebih suka membaca buku juga,”kata Yoon Hee, lalu pergi mencari-cari buku bacaan di rak buku.
“Waktu di sungai, sebelum kamu jatuh ke dalam air, bukankah kau mengatakan sesuatu padaku? Aku pikir mungkin penting dan harus mengatakan sebelum kamu lupa,”kata Sun Joon. Ternyata Yoon Hee menemukan buku merah dan membuka isinya ( buku porno-red pemberian Yong Ha itu lho, ni buku merah awet ampe akhir episode lho wkwkkwkw , mengalahkan jolang merah hyun soo dan jun in di smile you hahahahaha).
Tiba-tiba Yoon Hee memotong,”Pelajar Lee Sun Joon, kamu banyak membaca buku-buku seperti ini?”tanya Yoon Hee sambil menunjukkan buku merah. S
un Joon menoleh dan kaget, I…..Itu Senior Yong Ha yang memberikannya padaku, mengapa itu ada? “kata Sun Joon lalu bergegas berdiri menuju ke arah Yoon Hee.
Sun Joon mencoba mengambil buku itu dari tangan Yoon Hee, tapi Yoon Hee tidak memberikannya sehingga terjadilah perebutan buku merah itu.
“Aku pikir kamu sedang membaca buku yang benar-benar mengesankan, aku bertanya-tanya buku apa yang kamu baca setiap hari dengan rajin , sehingga kamu tidak gagal,”kata Yoon Hee. Karena rebutan buku merah Yoon Hee dan Sun Joon terjatuh di atas matras kasur, tapi tetap Sun Joon berusaha mengambil buku merah itu dari tangan Yoon Hee.
“Apa yang menjadi alasan aku punya buku itu?”kata Sun Joon. Sampai-sampai Yoon Hee terjerembab jatuh ke kasur Sun Joon yang berada diatas pun langsung menarik diri dan Yoon Hee segera bangun.
“Aku sudah bilang kita harus mematikan lampu dan pergi tidur,”kata Yoon Hee.
Sun Joon sepertinya menuruti kata-kata Yoon Hee, mereka tidur terpisah. Yoon Hee tidur diatas kasur plus memakai selimut, sedangkan Sun Joon tidur dilantai tanpa selimut. Yoon Hee yang melihat Sun Joon tidur dilantai tanpa alas apa-apa, menyelimutinya dengan selimut yang dipakainya.
“Aku baik-baik saja,”kata Sun Joon lalu bangun dan duduk. “Aku seorang pria dan kau wanita, selain itu kamu jatuh ke dalam air,”kata Sun Joon.
“Terakhir waktu di pulau itu, orang yang jatuh sakit dan demam setelah terbenam dalam air , bukankah itu kau? Aku baik-baik saja,”kata Yoon Hee, sambil kembali ke kasur.
Ternyata Yoon Hee menguling-gulingkan dirinya sehingga kasurnya menjadi selimut. “Aku bisa tidur digulung seperti ini,”kata Yoon Hee sambil tersenyum dan tertawa. Sun Joon pun tersenyum melihatnya (manis juga senyumnya wkkwkw).
“Sejak kapan itu, kamu mulai menyamar sebagai seorang pria?jika terlalu sulit, kamu tidak perlu menjawabnya,“tanya Sun Joon.
“Aku pernah mengatakan kepadamu bahwa aku memiliki adik yang sakit bukan? karena kami tidak memiliki uang untuk membeli obat . Aku membayar dokter dengan menyalin buku catatan medis untuknya. Dan dia membuat saya bekerja di toko buku Tuan Hwang, Ini karena…….dua tahun setelah ayahku meninggal dunia, jadi sekitar aku berumur 12 tahun, “jawab Yoon Hee. “Apakah Kim Yoon Shik nama saudaramu?”tanya Sun Joon.
“Ya, itulah yang terjadi,.”jawab Yoon Hee.
“Kemudian nama aslimu?”tanya Sun Joon.
“Kim Yoon Hee, Kim Yoon Hee adalah namaku,”jawab Yoon Hee.
“Kim… Yoon Hee,”kata Sun Joon.
Sementara itu dikediaman menteri Ha, In Soo sepertinya tahu kalau adiknya Hyo Eun berbohong. “Aku tahu Lee Sun Joon lebih baik daripada kamu, ada sesuatu di antara kalian berdua katakan padaku, aku hanya isa membantumu jika kamu mengatakan yang sebenarnya, “kata In Soo.
“Aku tahu….. yang kakak tidak suka itu Tuanku, jadi bisa kamu berpura-pura tidak tahu?”pinta Ho Eun.
“Hyo Eun,kamu….”kata In Soo.
“Aku akan berusaha lebih keras dan menunggu, tuanku adalah orang yang tepat dan dia orang yang benar. Jadi selama aku tidak memulai membicarakan batal pertunangan, itu akan baik-baik saja.
"Jadi…Apakah dia menghormati kita, menjadi orang yang memutuskan pertunangan?”tanya In Soo.
Hyo Eun kaget kakaknya mengetahui kebenarannnya bahwa yang membatalkan pertunangan Lee Sun Joon.
“Kakak, bukan salah tuanku, itu karena kekuranganku,”kata Hyo Eun memberi penjelasan pada kakaknya.
In Soo pun bergegas meninggalkan Hyo Eun, In Soo berhenti sebentar didepan rumahnya seperti memikirkan sesuatu.
Keesokan paginya, Sun Joon dan Yoon Hee sudah beradu argument, ck…ck…ck.
“Apa yang baru saja kamu katakan? Kau menyuruhku meninggalkan Sungkyunkwan?”tanya Yoon Hee.
“Bukankah itu hal jelas yang harus dilakukan?”kata Sun Joon.
“Bagaimana itu hal jelas yang harus dilakukan?”tanya Yoon Hee.
“Itu dilarang oleh hukum. Karena pria dan wanita berbeda sesuai dengan kode moral yang ketat, Kau tahu betul bahwa ini tidak bisa, jadi mengapa….?”kata Sun Joon.
“Apakah kamu sudah melupakan apa yang telah saya impikan yang mungkin hanya mimpi dan muhkjizat yang mungkin akan terjadi? Bahwa…..apakah karena aku seorang wanita? Bahkan orang-orang Namin miskin dan yang dianiaya semua memiliki mimpi dan keajaiban tapi untuk seorang wanita tidak diperbolehkan? Itu juga karena aku wanita jadi aku tidak memiliki hak, aku tidak takut hukum bangsa atau perintah raja,”kata Yoon Hee dengan penuh percaya diri dan berlalu meninggalkan Sun Joon. ( Yesss, ari suka pemikiran Yoon Hee ini, Yoon Hee seperti RA. Kartini masa Joseon hehehe, pendidikan itu tidak hanya untuk pria tapi juga wanita hehehehe).
Sun Joon pun mengejar Yoon Hee, Sun Joon menahan Yoon Hee dan memegang pundaknya. “Kamu benar-benar tidak tahu apa yang aku khawatirkan. Ini adalah hal yang sangat berbahaya. Kamu bisa terluka, kehidupanmu bisa dalam bahaya,”kata Sun Joon.
“Aku tidak ingin hidup dalam ketakutan tentang hari esok yang belum datang, bahkan jika aku meninggalkan Sungkyunkwan. Aku masih harus berpakaian seperti seorang pria dan berkeliaran di jalan Woonjong melakukan pekerjaan menyalin dan jika aku tidak bisa melakukannya, aku hanya akan menikah dengan siapa pun untuk mengurangi beban keluargaku, Jadi untukku, untuk ada hari esok, aku harus melindungi diri sendiri dengan semampuku, aku ingin menikmati saat ini sekarang, dengan sepenuh hati dan segenap kemampuanku. Karena saat-saat yang akan tidak pernah ada dalam hidupku lagi,”kata Yoon Hee, lalu pergi berlalu meninggalkan Sun Joon.
Yoon Hee sampai dipenginapan teman-temannya.
“Oh, Daemul, dari mana saja kau kembali pagi-pagi?”kata Ah Do Hyun.
“Oh, Hyungnim, anak ini tidak terlihat sepanjang malam,”kata Bae Hae Won.
"Daemul, melihat matamu yang cekung, itu mencurigakan. Kamu terlihat seperti bertemu kekasih semalam,”kata Won Tak.
“Hah, apa kekasih?”kata Yoon Hee.
Tiba-tiba pintu terbuka dan Jae Shin masuk yang diikuti Yong Ha. Yoon Hee takut Jae Shin mendengar kata-kata Won Tak dan jadi salah paham maka Yoon Hee mencoba menjelaskan “Senior, semalam kenyataannya bukan seperti itu.”kata Yoon Hee, tapi Jae Shin tidak menggubrisnya (cemburu atau apa ya) malah pergi keluar kamar, namun Yoon Hee mencoba menjelaskan kembali, “Senior…”kata Yoon Hee.
“Kamu, mengapa hanya memikirkan diri sendiri? Bertindak tanpa memikirkan orang lain yang mungkin mengkhawatirkanmu?”kata Jae Shin lalu pergi keluar kamar.
Yong Ha mendekati Yoon Hee, “apakah kamu bertemu Lee Sun Joon?”tanya Yong Ha. “Bagaimana anda tahu?”tanya Yoon Hee kaget.
“Aku Gu Yong Ha”jawab Yong Ha dengan senyum khasnya. ( Yaiyalah tahu lagi yang nyuruh Soon Dol mempertemukan Sun Joon dan Yoon Hee kan Yong Ha wkwkkwk).
Sementara itu Sun Joon, membaca buku tapi tanpa melihat ke arah buku , Su Joon memikirkan kata-kata Yoon Hee, yang jika Yoon Hee meninggalkan Sungkyunkwan, dia masih harus berpakaian seperti pria dan bekerja sebagai penyalin, jika tidak ia harus menikah dengan seseorang agar bisa meringankan beban keluarganya.
Sebaliknya Yoon Hee yang berjalan-jalan dengan Jae Shin pun memikirkan kata-kata Sun Joon, bahwa langkah yang ia tempuh saat ini bisa membahayakan dirinya. Jae Shin yang mencoba akan membantu membawa barang bawaan Yoon Hee terhenti dengan teriakan teman-temannya yang melihat Cho Sun.
“Cho Sun ada disini, “kata salah satu dari mereka. “
Daemul, Daemul, Daemul, Daemul, “teriak teman-teman Yoon Hee.
“Saya ada sesuatu yang harus diberitahukan pada anda, jadi saya datang menemui anda walaupun dengan cara kasar seperti ini, karena anda tidak datang menemui saya, tidak ada cara lain untuk bertemu dengan anda“kata Cho Sun pada Yoon Hee.
Ahn Do Hyun dan teman-temannya mengoda Yoon Hee, Yong Ha hanya tersenyum dan Jae Shin cuek.
“Aku senang, aku sedang berpikir akan mengunjungi mu hari ini juga,”kata Yoon Hee.
Cho Sun pun tersenyum, Ahn Do Hyun dan teman-temannya malah makin mengoda Yoon Hee.
”Kita harus memberi mereka privasi!”kata Ahn Do Hyun, mengajak Yong Ha, Jae Shin dan teman-temannya pergi meninggalkan Yoon Hee dan Cho Sun. Ahn Do Hyun bersama-sama teman-temannya disusul Jae Shin dan Yong Ha.
Cho Sun menghampiri Yoon Hee melewati Jae Shin, Jae Shin menghentikan langkahnya, sepertinya ia mencium bau parfum yang dikenalnya.
“Wow, ia jatuh terlalu dalam, sehingga Cho Sun setia, “kata Yong Ha.
“Aroma ini,….apakah semua gisaeng memakai parfum ini?”tanya Jae Shin,.
“Tentu saja tidak, Oh ini…ini parfum yang hanya dikenakan oleh Cho Sun. bau yang begitu kuat hanya sesuai dengan keindahan Cho Sun seorang, kebanyakan gisaeng tidak akan bisa memakainya”jawab Yong Ha.
Sementara itu Yoon Hee sudah berada di gibang Cho Sun dan diganggu kedua gisaeng teman Cho Sun.
“Tuan Daemul, benar-benar tidak tahu tentang wanita sama sekali, “kata salah satu Gisaeng. “Apa yang dimiliki orang ini? Sampai Cho Sun ingin menghapus namanya dari daftar gisaeng,”gisaeng satunya menimpali.
“Apa yang kamu bicarakan? Menghapus namanya dari daftar Gisaeng?”tanya Yoon Hee.
“Anda tidak tahu? “jawab salah satu gisaeng.
Tiba-tiba Cho Sun masuk membawa hidangan makanan.
“Jangan bicara omong kosong,”kata Cho Sun. Kedua gisaeng pun pergi meninggalkan Yoon Hee bersama Cho Sun.
“Apakah itu benar?”tanya Yoon Hee.
“Apakah anda menerima saya?”kata Cho Sun, (ditanyain malah balik nanya hehehe, ditanya begini mana mungkin Yoon Hee jeruk makan jeruk hehehe :D)
Ternyata Jae Shin menunggu Yoon Hee didepan gibang dengan gelisah, Jae Shin khawatir pada Yoon Hee karena mengetahui Cho Sun Hong Byuk Seo palsu. Ia mengingat kata-kata Yong Ha tentang bau parfum Cho Sun saat bertemu dijalan tadi sama dengan bau Hong Byuk Seo palsu yang menyerah Jae Shin.
Kembali ke Cho Sun. “sebagai seorang gadis rendahan, saya bahkan tidak bermimpi menjadi istri anda, sejak menjadi gisaeng di usia muda, saya hidup dalam keglamoran, tapi anda adalah orang pertama yang memperlakukan saya dengan hormat sebagai wanita dan bukan playboy seperti pria lainnya.”kata Cho Sun.
“Cho Sun”potong Yoon Hee.
“Jika saya bisa berada disisi anda, apakah menjadi kekasih atau simpanan, saya pikir saya mungkin bisa menjalani kehidupan dimana saya bisa menghormati dan menghargai diri sendiri. Maukah anda member saya izin untuk tinggal, dan menunggu untuk hari ketika anda akan membalas perasaan saya?”mohon Cho Sun.
“Tidak, aku tidak bisa membiarkan hal itu. Untuk seperti orang yang indah dan baik sepertimu, aku terlalu memalukan dan tidak layak. Jadi ….. jangan beri aku kasing sayangmu lagi. Aku….tidak layak. “kata Yoon Hee lalu berdiri berpamitan akan pergi.
Cho Sun pun berdiri dari duduknya.
“Jika anda menolak saya dengan kata-kata semacam ini, bagaimana saya bisa membiarkan anda pergi?”kata Cho Sun.
“Maafkan aku, Maafkan aku Cho Sun!”kata Yoon Hee.
Cho Sun hanya bisa membiarkan Yoon Hee pergi. (kekeras kepalaan Cho Sun walauun ditolak berkali-kali sama kayak Hyo Eun ditolak Hyo Eun hehehe, sepertinya janji menteri Ha pada Cho Sun waktu itu jika Cho Sun berhasil mungkin dia akan dilepaskan statusnya dari gisaeng???).
Di pintu gerbang, Yoon Hee sudah ditunggu Jae Shin.
“Pergi ke rumah gisaeng disiang bolong, yang kamu lakukan itu, kamu lakukan jika kamu sudah merasa dewasa?”kata Jae Shin ( mau banget donk diperhatiin Jae Shin *plak mumpung Iis lagi sibuk ama bab 3nya wkwkkw *tertawa diatas penderitaan teman*).
Yoon Hee pun hanya tersenyum.
“Tentang Cho Sun, kamu harus menjaga jarak darinya,“kata Jae Shin.
Dia orang yang baik, seseorang yang terlalu baik bagiku.”kata Yoon Hee.
“Dengarkan saja yang apa aku katakan, itu kata yang pantas untuk anak muda yang membuang waktunya mengunjungi rumah gisaeng itu. “kata Jae Shin. “
Senior, kamu masih marah padaku? Jangan terlalu khawatir, aku Daemul….Daemul,”kata Yoon Hee menimpali.
“Itu sebabnya, karena itu aku mengkhawatirkanmu, “kata Jae Shin lalu mengambil bungkusan yang dibawa Yoon Hee dan membawanya pergi. Yoon Hee pun menyusul jae Shin, dan berjalan disampingnya.
Ahn Do Hyun dan teman-temannya sampai di Sungkyunkwan, didepan gerbang pintu masuk mereka di kagetkan dengan papan pengumuman.
“Ini Hwang Je Gam Je, Hwang Gam Je! Hwang Gam Je”teriak Ahn Do Hyun samil menunjukkan pengumuman itu.
“apakah kalian pernah mencoba sebuah jeruk? Jeruk dari Tamna, *jeruk yang hanya disajikan pada raja* (dari Jeju Island), kalian tidak tahu apa-apa sampai kalian telah mencicipinya, ini manis dan tajam dan tidak ada rasa yang seperti itu didunia. Untuk pemenang pertama di Hwang Gam Je legenda mengatakan ahwa jeruk keprok itu dierikan seagai hadiah,”kata Ahn Do Hyun memeri penjelasan panjang lebar sampai Won Tak mengusap ilernya . ( Ah Do Hyun ini yang mahasiswa abadi di SKK ya? tahu banget kayaknya wkwkwkw).
Sementara itu Prof. Choi membawa sekeranjang jeruk bersama Raja. “
Kita memiliki panen jeruk yang baik tahun ini, jadi aku menyiapkan anyak untuk para pelajar. “kata Raja.
“Sepanjang delapan propinsi Joseon, pelajar Sungkyunkwan mungkin satu-satunya orang yang mendapatkan jeruk, pikiran menjadi mahasiswa kembali merupakan pikiran yang mengerikan. Tapi ketika saya memikirkan Hwang Gam Je, mungkin ada baiknya jika saya bisa makan beberapa jeruk keprok, “kata Prof. Choi.
Tiba-tiba, menteri Lee dan menteri Ha melewati lorong yang sama yang dilewati Raja. “Bukankah itu menteri Negara?”tanya Raja.
“Ini sudah waktunya untuk Hwang gam Je tahu ini, Yang Mulia, “sapa menteri Lee.
“Aku tahu, menteri Negara, kamu berharap untuk Hwang Gam Je tahun ini untuk kata-kata yang bijak. “kata Raja.
“Apakah itu menulis puisi atau bakat terampil, Lee Sun Joon akan menempati yang pertama?”kata Prof. Choi.
“Tunggu, setahu saya anak menteri Negara belajar disebuah akademi,”kata Menteri Ha, sambil melihat ke arah menteri Lee.
“Anda tidak tahu, dia kembali ke Sungkyunkwan hari ini?”tanya Prof. Choi .
“Saya memanggilnya kembali, saya mendengar bahwa anak saya tidak fleksibel hanya dengan membaca buku , saya pikir akan lebih baik baginya belajar di Sungkyunkwan, dekat dengan ibukota, “kata Menteri Lee. Raja pun ternsenyum mendengarnya.
Yoon Hee diperpustakaan melihat pengumuman Hwang Gam Je.
Hwang Gam Je, “tanyanya. Lalu Yoon Hee pergi mencari buku, ia mengetok-ngetok orang yang berdiri di gang rak buku yang Yoon Hee mau lewati, “Permisi, “kata Yoon Hee sambil mengetok-ngetok punggung orang itu.
Orang itu pun berbalik dan berkata “apakah ini buku yang kamu cari,”tanyanya.
Yoon Hee kaget, karena ternyata orang itu Sun Joon .
“kamu sudah kembali ke Sungkyunkwan?”tanya Yoon Hee.
“Jika kamu mempersiapkan diri untuk Hwang Gam Je, kamu tidak perlu….”kata Sun Joon sambil melangkah pergi.
Langkah Sun Joon terhenti “kau benar, Kim Yoon Shik, karena aku orang yang membuat kamu masuk ke Sungkyunkwan, aku akan bertanggung jawab.”kata Sun Joon.
“Kamu akan bertanggung jawab?”tanya Yoon Hee.
Sun Joon menoleh ke arah Yoon Hee, “sebelum ada yang tahu, aku akan membantumu meninggalkan Sungkyunkwan dengan tenang. Ini yang akan aku lakukan, tidak akan ada kesalahan.”kata Sun Joon.
“Jadi apa yang kamu katakan adalah kau kembali hanya untuk menendang saya keluar?”tanya Yoon Hee.
“Lalu, apakah kau melihat saya sebagai orang bodoh, yang akan meninggalkan wanita di Sungkyunkwan yang penuh laki-laki,”kata Sun Joon lalu bergegas pergi.
Yoon Hee mengejar Sun Joon “ Apa yang menjadi hak mu?”kata Yoon Hee. “Aku tak ingin kau terluka dan aku juga memiliki tugas untuk melindungimu, apa hak lain yang saya perlukan?”kata Sun Joon.
“Kamu dapat membantuku, sehingga aku bisa menyelesaikannya sampai akhir dengan baik. apakah kamu akan puas jika aku menunjukkan seberapa cocok saya dengan Sungkyunkwan?”kata Yoon Hee.
“Bagaimana kamu akan menunjukkan ?”tanya Sun Joon.
Yoon Hee pun melihat ke sekeliling lalu berkata “Itu!Itu Hwang Gam Je! Bagaimana jika aku menempati tempat pertama Hwang Gam Je?”kata Yoon Hee sambil menunjuk ke arah papan pengumuman Hwang Gam Je.
“Hwang Gam Je, apakah kau tahu bahwa itu ujian tes menulis esai dan membaca kitab suci?”tanya Sun Joon.
“Itu…”jawab Yoon Hee dengan bingung.
“Untuk menulis, kamu harus menulis satu esai dan salah satu dari empat buku dan tiga klasik. Apakah kau tahu bahwa ujian ini mensyaratkan bahwa mereka semua harus dihafal.”kata Sun Joon.
“ini tidak seperti orang lain tidak melakukan hal yang sama, aku akan mencobanya,”kata Yoon Hee.
“Ada satu lagi,”kata Sun Joon.
“Apa lagi sekarang?”tanya Yoon Hee.
“Lebih dari segalanya, kamu harus mengalahkanku,” kata Sun Joon.
“aku pikir akan menjadi sesuatu yang hebat ,”kata Yoon Hee.
“sejak aku mulai sekolah, aku tidak pernah kehilangan tempat pertama. “kata Sun Joon.
“jadi jika aku menang, kamu berjanji akan mengijinkan saya tetap di Sungkyunkwan?”tanya Yoon Hee.
“Baik, mari kita coba lakukan. “kata Sun Joon yang diangguki Yoon Hee.
Sun Joon meninggalkan perpustakaan, menuju halaman Sungkyunkwan dan melewati trio Sungkyunkwan.
“Apakah seharusnya seperti ini? Aku mendengar Lee Sun Joon kembali, “kata salah satu Trio SKK.
“Oh, Ada Lee Sun Joon, “kata Bae Hae Won.
Mereka pun menoleh ke arah Sun Joon yang berjalan melewati mereka. “Konfusius berkata, “Yu Boong, Ja Wong Bang Lae, Yuk Nak Bool Ho, ketika seorang teman datang dari jauh, bukankah harus bersukacita?”kata Won Tak dengan gaya sok tahunya.
“Aku tidak gembira, aku bilang tidak gembira!dia pasti akan menempati pertama di Hwang Gam Je, “kata Won Tak lagi sambil memegang kedua pipinya dengan sedih, (takut kalah dari Sun Joon wkwkwk).
Sun Joon menemui Jae Shin dan Yong Ha di bawah pohon, ternyata Yong Ha sedang mengelus-elus rambut Jae Shin, Jae Shin pun memukul perut Yong Ha, Jae Shin yang menoleh melihat Sun Joon menghampiri mereka.
Yong Ha ikut menoleh dan berkata “kau kembali, apakah Kim Yoon shik memang efektif?”tanya Yong Ha.
“Hei, Noron! Aku bilang jangan membingungkan orang, jangan bolak-balik, ini membingungkan bagiku, “kata Jae Shin lalu berlalu meninggalkan Sun Joon dan Yong Ha.
Yong Ha tersenyum, “ini dalah pertama kalinya dalam sepuluh tahun, itu penyambutan yang hangat dari Geol Oh, “kata Yong Ha, Sun Joon pun tersenyum mendengarnya.



Note : Mianhe ari bagi 2 part soalnya nggak kuat ketawa melulu di epsido de ini, lagian kalau panjang2 ari juga pusing bacanya hehehehe

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA



0 comments:

Post a Comment


Friend Link List