Recent Post


[Sinopsis] Sungkyunkwan Scandal Lesson 10 Part 1

Do you want to share?

Do you like this story?

Sebelumnya, F4 Joseon ( Sun Joon, Yong Ha, Jae Shin dan Yoon Hee hehehe ) sedang mencari bukti buku akuntansi pedagang pasar gelap yang akan membantu mereka mengetahui kemana barang-barang yang di curi di Sungkyunkwan dijual sehingga akan memukan siapa pencuri sebenarnya. Jae Shin mengalihkan pasukan pengawal dan menghajar mereka, Yong Ha pergi minum-minum bersama para pedagang dan gisaeng, Sun Joon mencari catatan buku akuntansi di ruang penyimpanan, tapi diketahui In Soo sehingga In Soo menemui ayahnya ia meminta agar memanggilkan pasukannya untuk membantu menangkap pencuri (padahal yang menyusup itu Sun Joon).

Sementara itu para pengawal dan In Soo menuju ke tempat Yong Ha yang sedang minum-minum bersama gisaeng sebagai pengalih perhatian supaya Sun Joon bisa pergi ke ruang penyimpanan untuk mencari buku akuntansi . Yong Ha kaget tiba-tiba ada pengawal di tempat itu. “Siapa yang memanggil mereka?”tanya Yong Ha. “Saya yang memanggil? tampaknya ada pencuri di sekitar sini . Disana, di ruang penyimpanan.”jawab In Soo. Yong Ha pun mencemaskan Sun Joon.

Sementara itu di dalam perpustakaan Yoon Hee yang telah menyamar sebagai gisaeng menuju ruang penyimpanan untuk memberitahu situasi pada Sun Joon, ketika pintu terbuka Sun Joon menyiapkan pemukul, tapi ternyata yang datang seorang gisaeng cantik berbaju pink yang datang langsung memeluk Sun Joon , Sun Joon pun kaget apalagi tiba-tiba malah dipeluk (Jyah Sun Joon wkkwwk *lirik apni*), sampai Sun Joon menjatuhkan buku yang dibacanya.
Tiba-tiba para pengawal tiba dan masuk ke ruangan itu. “Disini,biang keladi kasus ini bersembunyi disini,”teriak kepala pengawal. Sun Joon dan Yoon Hee kaget, tiba-tiba Yoon Hee langsung menubruk Sun Joon hingga jatuh, lalu Yoon Hee melempari para pengawal dengan buku-buku yang ada disampingnya pengawal pun kaget dan segera berhamburan keluar. (ya iyalah masa lagi asyik-asyiknya datang pengawal wkwkkwkw, Sun Joon deg-degan tuh bwahahahaha) . Yoon Hee yang sadar masih diatas Sun Joon langsung berdiri. Yang diikuti Sun Joon, Sun Joon memperhatikan Yoon Hee tapi ia langsung mengenali kalau itu itu Kim Yoon Shik temannya, lalu Sun Joon berbalik memegang dadanya (sepertinya deg-degan Sun Joon hahahahah).
“Salah satu dari kita harus membawa buku akuntansi ini.Buku akuntasi yang berisi nama orang-orang yang menjual dan membeli kota pasar gelap,”kata Yoon Hee sambil menyerahkan buku yang terjatuh tadi. Namun Sun Joon hanya bengong memandangi wajah Yoon Hee yang terlihat cantik dengan baju gisaeng pinknya (bwahahahaha Sun Joon terpana dengan kecantikan Yoon Hee) , Yoon Hee ingin melihat tangan Sun Joon dan tanya apakah terluka, namun Sun Joon malah menghempaskan tangan Yoon Hee sehingga membuat sebuah pintu rahasia terbuka yang berisi buku-buku. Yoon Hee dan Sun Joon saling berpandangan .
Sementara itu di Gibang menteri Ha dan pedagang besar menunggu dengan cemas. Yoon Hee sibuk mencari buku akuntansi dibantu oleh Sun Joon. Tiba-tiba Yoon Hee menemukan sebuah buku, namun dengan segera Sun Joon mengambil buku tersebut.
Sementara itu kepala pengawal menghadap In Soo, “Kau mengatakan tidak ada orang diruang penyimpanan.”tanya In Soo, ”Ya, kecuali seorang anak muda yang berguling-guling dengan seorang gisaeng.”jawab kepala pengawal. “Berguling-guling dengan gisaeng ? “tanya In Soo. In Soo menatap tajam ke arah Cho Sun. “gisaeng diruang penyimpanan bukan salah satu dari gadis-gadis kami. Gadis-gadis ini adalah semua gisaeng dari Moran-Gak.”kata Cho Sun.”Cari dalam ruang penyimpanan lagi, kali ini tidak hanya menangkap orang itu, tetapi juga gadis itu.”perintah In Soo. “ Ya,”jawab kepala pengawal. Lalu In Soo bersama rombongan pengawal pergi meninggalkan Cho Sun dan Yong Ha, dan bertemu ayahnya. “Ayah kita akan bicara nanti”, kata In Soo


Rombongan gisaeng berjalan pergi bersama Cho Sun, “Karena semua para pedagang pasar kaya berkumpul disini. Saya pikir kita bisa mendapatkan uang dari mereka.” Salah satu gisaeng.“Itulah yang saya katakan. Lalu yang lain berkata “kakak Cho Sun beruntung bertemu kekasihnya.” “Apa maksudmu bertemu dengan kekasih saya?”tanya Cho Sun. “Kim Yoon Shik?, anda tidak melihatnya?Oh itu aneh, saya melihat dia di depan gerbang, karena ia tidak dapat ditemukan saya pikir dia bersenang-senang dengan anda, bukan begitu?”kata salah satu gisaeng teman Cho Sun. Cho Sun hanya ingung mendengar kata-kata temannya itu lalu ia menoleh ke arah Yong Ha. “Daemul ada disini?”tanya Yong Ha sendirian tersenyum sambil mengibaskan kipasnya(seperti Yong Ha berpikir bahwa gisaeng yang bersama Sun Joon itu Yoon Hee).
Sementara itu di ruang penyimpanan, pedagang besar , kepala pengawal, menteri Ha dan In Soo kaget karena melihat buku-buku penting yang berisi catatan transaksi mereka telah berserakan. “jika mereka melarikan diri dari ruang penyimpanan. Berarti mereka akan lewat gerbang, itu gerbang belakang yang mulia”kata pedagang besar. “cepat ke gerbang belakang dan tangkap mereka, sekarang “perintah menteri Ha. “Ya,”jawab kepala pengawal lalu segera pergi. “Ayah”kata In Soo. ”pergi dan tangkap mereka, jika tidak ada yang tidak beres,tidak akan ada Noron hari esok bagi kita,”kata menteri Ha pada In Soo.
Sementara itu Yoon Hee dan Sun Joon yeng telah bergegas lari ke jalan belakang kaget melihat para pengawal dan In Soo ada didepannya, segera Sun Joon dan Yoo Hee bersembunyi dibalik tembok,namun tiba-tiba In Soo menengok ke belakang dan melihat kain rok berwarna pink yang dipakai Yoon Hee, Yoon Hee pun buru-buru menarik roknya namun In Soo terlanjur mendekatinya dan langsung menyuruh kepala pengawal mengeceknya. Tiba-tiba rombongan gisaeng Cho Sun lewat di tempat persembunyian Sun Joon dan Yoon Hee, dan ketika pengawal mengeceknya disitu sudah tidak ada siapa-siapa, ditambah para pengawal pun bingung karena banyak gisaeng. In Soo ikut memeriksa, namun tidak menemukan apa-apa, ia pun memerintah kan kepala pengawal untuk mengecek satu-satu rombongan gisaeng Cho Sun yang lewat. Tiba-tiba In Soo menemukan seseorang yang berbaju pink, dan ketika In Soo menarik orang itu kehadapannya taraaaaa ternyata itu Yong Ha yang membaur ke rombongan gisaeng untuk mengalihkan perhatian (wwkwkwkkw In So ketipung).
Sementara itu Sun Joon dan Yoon Hee berhasil meloloskan diri, mereka meloloskan diri dengan melompat tembok, Sun Joon terlebih dahulu namun Yoon Hee masih diatas temok, dia tidak berani turun (Sun Joon bagaimana sih, masa Yoon Hee disuruh loncat dari tembok apalagi pakai baju gisaeng gitu hahaha) , “Mari pergi, kata Sun Joon.” Itu terlalu berbahaya? Kata Yoo Hee, “daripada kita tertangkap, ini cara terbaik?”kata Sun Joon sambil mengulurkan tangannya supaya Yoon Hee berani turun, Yoon Hee pun tersenyum namun Sun Joon melepaskan uluran tangannya ( ck…ck… ni Sun Joon gara-gara senyuman Yoon Hee jadi salting wkkwkw) tapi tiba-tipa pasukan tiba didekat mereka, langsung saja Yoon Hee turun dibantu Sun Joon menangkapnya dibawah. Dengan segera para pasukan mengetahui keberadaan mereka, Sun Joon dan Yoon Hee pun berusaha melarikan diri dan para pasukan pun mengejar mereka.
Yoon Hee dan Sun Joon pun terus berlari akhirnya mereka bersembunyi di samping rumah yang ada gerobaknya,pasukan pun tidak dapat menenemukan mereka padahal ada disampingnya hehehe. Sun Joon dan Yoon Hee pun tersenyum karena mereka selamat, tapi Sun Joon langsung kaget ketika ia memegang erat tangan Yoon Hee, lalu buru-buru ia melepaskan pegangannya.
“Apakah anda, kasihan pada saya? datang kepada saya berpakaian seperti itu meskipun bahaya. Apakah itu karena saya lemah dan bodoh? Dan karena anda berpikir bahwa saya tidak akan pernah mengerjakannya sendiri?, dengan kata lain,apakah anda menawarkan tangan anda (bantuan) karena anda merasa kasian pada saya ?”tanya Sun Joon pada Yoon Hee. “Lee Sun Joon? Sungguh anda? saya tidak berbelas kasihan pada anda. Seperti itu bukan?”kata Yoon Hee,lalu Yoon Hee mau memukul Sun Joon namun tangan Yoon Hee langsung ditangkis oleh Sun Joon. Yoon Hee pun langsung melepaskan tangannya.“Jika saya mempunyai seorang teman. Saya pikir akan menyenangkan kalau itu anda. Hanya saja, saya tidak tahu bagaimana, sejak pertama kali saya bertemu anda, maafkan saya, maafkan saya Kim Yoon Shik?”kata Sun Joon.
Sementara itu Yoon Hee membelakangi Sun Joon, “Anda brengsek, saya berusaha keras untuk mengendalikan perasaan saya,benar-benar, kata Yoon Hee. Dan Yoon Hee pun mulai menangis lalu Sun Joon memegang pundak Yoon Hee dan berkata “itu semua salah saya, jadi berhentilah menangis.
Dilain tempat Jae Shin menunggu dengan gelisah, lalu datang Yong Ha, Yong Ha langsung memeriksa wajah Jae Shin yang luka-luka habis berkelahi. “Mengapa anda sendiri?”tanya Jae Shin. Aigoo, aku tahu itu. Geol Oh anda memblokir jalan, dan daemul melemparkan tubuhnya.”jawab Yong Ha. “Apa maksudmu Daemul melemparkan tubuhnya? Dimana orang itu?”tanya Jae Shin. Mereka pasti sudah lolos”.kata Yong Ha. Jae Shin seperti tidak percaya , ia pun mau menyusul Yoon Hee namun dihalangi Yong Ha. “Hei teman, saya Gu Yong Ha, anda pikir saya akan meninggalkan anak cantik seperti dia dalam bahaya?jawab Yong Ha. (ck..ck…ck Jae Shin perhatian sekali ama Yoon Hee ^____^)
Flashback, ketika Yoon Hee dan Sun Joon bersembunyi setelah dari ruang penyimpanan In Soo melihat baju Yoon Hee yang tersembul tiba-tiba Yong Ha sudah dibelakang Yoon Hee dan Sun Joon, Yong Ha kaget melihat penampilan Yoon Hee, “Daemul , itu hanya terjadi seperti ini dan aku akan mengurusnya disini. kalian pergi saja dulu.”kata Yong Ha. Sun Joon dan Yoon Hee pergi dari persembunyian itu. Tiba-tiba rombongan gisaeng muncul.“Daemul, anak itu, melebihi harapan saya. Saya tahu dia cantik. Tetapi berpakain seperti itu, wow…. Bahkan hati saya berdesir untuk waktu yang lama”kata Yong Ha. Yong Ha pun membaur dengan para gisaeng untuk mengecoh In Soo dan para pengawal. Flashback selesai.
“Anda adalah orang yang mendorong dia ke rumah kepala pedagang. Daemul tidak menggunakan metode paling aman untuk membantu menyelamatakan Lee Sun Joon. Apa sebenarnya itu berbahaya tentang hal itu Geol Oh?”kata Yong Ha, “lalu mengapa mereka tidak datang?”tanya Jae Shin.
Di lain tempat In Soo bertemu rombongan gisaeng Cho Sun,ketika Cho Sun lewat di samping In Soo, In Soo langsung mencengkram tangan Cho Sun dan berkata“Katakanlah, siapa gadis yang datang menyelamatkan Lee Sun Joon?. “Bagaimana saya tahu itu.”jawab Cho Sun. “anda pikir saya tidak tahu bahwa itu adalah proyek antara anda dan Yeorim?”kata In Soo. “ Dengan gadis-gadis gisang rendah seperti kita. Yang kalian bisa perlakukan seenaknya. Anda bangsawan? Jika ada hal lain yang masih dibicarakan dengan saya silahkan mengujungi Moran-gak dan seagai pelanggan harus membawa uang.”kata Cho Sun sambil menghempaskan tangannya dari cengkraman In Soo. Lalu Cho Sun memberi hormat lalu pergi meninggalkan In Soo.
Sementara itu pedagang besar, memerintahkan anak buahnya menyingkirkan buku-buku yang tadinya diperiksa Yoon Hee dan Sun Joon. “Mereka semua disini. Tampaknya mereka tidak menyentuh buku-buku ini. Ambil semuanya,”kata pedagang itu. “ya”jawab para pengawal. “Apa alasan untuk menjaga catatan semacam ini?”tanya menteri Ha. “kami pedagang,kita harus menyimpan catatan transaksi.”jawab pedagang. “Bagaimana anda berani sebagai pedagang rendahan, apakah anda percaya bahwa anda dapat memanipulasi kita dengan catatan ini?”tanya menteri Ha (lha menteri Ha ini bagaimana to, buku akuntansi itu penting untuk mengetahui rugi laba, apa karena dia menteri perang makanya berpikiran begitu wkwkwkwk) .”Maafkan saya , yang mulia.”jawab pedagang. “bawa buku-buku itu semua dan bakar itu, tidak satu pun harus ditinggal di penyimpanan.”kata menteri Ha. Lalu Buku-buku tadi dibakar untuk menghilangkan bukti-bukti transaksi., tanpa diketahui bahwa Sun Joon dan Yoon Hee sudah mengambil catatan penting mereka hehehehe.
Sementara itu Yoon Hee sudah berganti pakaian biasa dan berjalan bersama Sun Joon.“Dalam rangka untuk mencari orang yang menjual barang,maka kita akan sibuk besok.Menurut buku itu harus seseorang yang tinggal di Banchon (lingkungan universitas)”kata Sun Joon.”apakah anda pikir kita bisa menemukannya?”tanya Yoon Hee. Kesempatan itu hanya dalam satu hari besok.”kata Sun Joon, Tiba-tiba mereka berhenti berjalan, Sun Joon memperhatikan bibir Yoon Hee. “itu masih ada, masih ada sedikit lipstik.”kata Sun Joon sambil menyentuh bibirnya menunjukkan tempatnya. “Ahhh, lalu Yoon Hee pun mulai mengusap bibirnya dengan tangannya. “Lebih baik?” kata Yoon Hee .
“Tidak, disini” kata Sun Joon sambil menyentuh bibir Yoon Hee, namun tangan Sun Joon langsung ditariknya. “menyedihkan, jika kau akan berjuang bahkan dengan melakukan hal itu dengan benar. Mengapa anda mulai hal seperti itu tidak berguna?Lebih baik,silahkan lihat.”kata Sun Joon sambil memperlihatkan posisi sisa lipstiknya dengan bibirnya sendiri. “Apakah masih belum hilang?tanya Yoon Hee sambil mengusap bibirnya dengan lidahnya. (Yoon Hee begitu Sun Joon ngelihatinnya aneh wkwkwkwk dan menelan ludah mulai suka ya ama Kim Yoon Shik? ), Yoon Hee yang nggak berhenti-henti memainkan lidahnya, membuat Sun Joon gugup lalu Sun Joon pun berusaha mengalihkan perasaannya sambil pergi duluan meninggalkan Yoon Hee. (ari lucu lihat Sun Joon merhatiin bibir Yoon Hee ngakak dah nontonnya hahhahaha). Yoon Hee pun mengejar Sun Joon.
Sementara itu Jae Shin menunggu dengan gelisah. “Berhenti mondar-mandir. Apakah kau tidak mulai pusing.”tanya Yong Ha.”Anda apakah anda yakin? Apakah anda yakin bahwa kedua orang itu keluar dari sana dengan aman?”tanya Jae Shin.”sepertinya anda terlalu mengkhawatirnya?”kata Yong Ha. “Siapa yang khawatir.”kata Jae Shin ( nggak khawatir kok mondar-mandir wkwkwk, senangnya kalau diperhatiin Jae Shin *plak dilemparin senyum Yong Ha ama Iis) . Lalu Yong Ha menolehkan kepala Jae Shin dengan kipasnya. “Melihat dengan kepala sendiri baru percaya.Lihat kesana?Apakah itu sekarang akan hilang? Sepertinya kekhawatiran anda tanpa alasan, karena mereka sudah kembali mari kita pergi ,”kata Yong Ha dengan senyum jahilnya hehehe.

Yoon Hee pun menghampiri Yong Ha dan Jae Shin. “ Senior???anda terluka parah, apakah anda baik-baik saja?Jika anda tidak pergi ke dokter?”kata Yoon Hee sambil menyentuh wajah Jae Shin yang agak luka-luka, namun tangan Yoon Hee ditahan Jae Shin. Yong Ha tersenyum melihatnya :D. “Jadilah seorang pria?jangan berlebihan.”kata Jae Shin. Lalu Yong Ha memeluk Jae Shin dan Yoon Hee bersamaan. Namun Jae Shin melepaskan pelukan Yong Ha, namun Yong Ha tidak membiarkannya “senior?”kata Yoon Hee, “Ah sana…sana anda menyelesaikan apa yang anda mulai atas malam yang panjang.”tanya Yong Ha. Lalu Yoon Hee mengeluarkan sebuah buku. “Oh Daemul,kau berhasil,”kata Yong Ha dengan senang.
Sementara itu di Sungkyunkwan, In Soo dkk. Berjalan menelusuri asrama. “Aku harus tahu alasannya, tentang mengapa Lee Sun Joon diam-diam memasuki rumah kepala pedagang.”tanya In Soo.”Ini berarti mereka mencari bukti-bukti untuk menangkap pelakunya, yang ada di rumah itu presiden.”kata Byun Choon. “ Jika demikian. Anda harus tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, mengunakan cara apa apapun yang diperlukan.”kata In Soo. “Kami akan menghalangi mereka dari menangkap pelakunya,”kata Byun Choon. “Itu bukan jawabannya, menghambat tidak cukup. Kau bilang tidak akan tertarik dalam menemukan pelakunya.”kata In Soo. “Saya pun memiliki kepentingan apapun, presiden.”kata Byun Choon. “saya pasti kesal lagi, presiden. Itu benar pelakunya ini…. Kita akan menemukan dia dulu.”kata salah satu teman Byun Choon. “ya, kita akan menemukan dia dulu, sehigga Kim Yoon Shik tidak akan pernah menemukan pelaku yang nyata. Mengambil pra tindakan ,”kata In Soo.
Sementara itu F4 Joseon telah berkumpul di kamar . “Menemukannya,tidak ada lagi untuk melihat karena saya menemukan pelakunya.”kata Yong Ha. “Benarkah? Siapa itu?tanya Yoon Hee. “Ini seseorang yang tinggal di Banchon (lingkungan universitas) saya memiliki jawabannya.”kata Yong Ha.“Anda begitu banyak menggertak. Ada lebih dari segelintir orang yang tinggal di Banchon.”kata Jae Shin. “Dari mereka yang tinggal di Banchon, seseorang yang sering pergi ke Sungkyunkwan semakin menambah kecurigaan.”kata Yong Ha. ” Maksud anda berarti anggota keluarga dari salah satu pekerja?tanya Sun Joon. “Tepat.”kata Yong Ha. “Meskipun demikian, itu tidak benar untuk mencurigai seseorang sembarangan.”kata Yoon Hee. “Lihatlah itu, ini bukan sembarangan”kata Yong Ha sambil membuka pintu kamar , tiba-tiba ada seorang anak kecil yang kabur. (ternyata diluar ada seorang anak kecil yang menguping pembicaraan mereka)Yong Ha memperhatikannya kemana anak itu berlari lalu menutup kembali pintu kamar. “Anda melihat kan? mari pergi tidur lebih awal. Besok pagi, kita akan mencari setiap sudut Banchon tempat orang yang mencuri miniatur kota saya, saya pasti menangkapnya.”kata Yong Ha. (ya ampun Yong Ha sayang banget ama miniaturnya wkwkkwkw).
“Kali ini saya akan menemukannya dengan pasti, Presiden.”kata Byun Choon. Tapi tiba-tiba ada seorang anak kecil menabrak In Soo. Anak kecil itu kaget dan dimarahi Byun Choon, “ Ini seperti orang gila, sudah larut malam, mengapa wajahnya berubah begitu begitu putih, seperti seorang pencuri yang mencuri makanan untuk dimakan”kata Byun Choon. Anak itu pun tidak mengindahkan omelean Byun Choon dia langsung bangkit dan berlari meninggalkan rombongan In Soo dkk. (anak kecil yang nabrak itu yang menguping pembicaraan F4 Joseon).
Sementara itu ketika F3 Joseon mulai tidur, Sun Joon memunggungi Jae Shin,posisi tidur Jae Shin sekarang ditengah, Jae Shin belum tidur, dan Yoon Hee tidur didekat pintu , ketika posisi tidur Yoon Hee mendekati Jae Shin, Jae Shin pindah posisi bergeser merapat ke dekat Sun Joon (gesernya lucu wkwkwk) ternyata Sun Joon juga belum tidur. “ Senior, mengapa tidak tidur di tempat tidur biasa anda?tanya Sun Joon. “tempat tidur yang biasa saya adalah seluruh ruangan, jadi tidur saja ,”kata Jae Shin.
Tiba-tiba Yoon Hee tidurnya bergeser hingga menyentuh Jae Shin, Jae Shin pun kaget dan langsung secara otomatis tangannya memeluk Sun Joon, Sun Joon pun kaget dengan ulah Jae Shin. “Bukankah anda mengatankan bahwa anda tidak suka berbaring di samping Noron?tanya Sun Joon. Jae Shin pun pura-pura tidak mendengar dan melanjutkan tidurnya. (Jae Shin tidur sambil memeluk Sun Joon sampai pagi nggak ya? ini scene backsoundnya pas banget wkwkwkkwkw)
Keesokan paginya, di ruang makan. Yoon Hee makan dengan lemah lembut. “Aish….sungguh tidak bisa seperti ini? Mereka seharusnya tidak mencoba untuk berbohong kepada Gu Yong Ha, yang memiliki rasa mutlak, lebih seperti hal kecil? Berapa kali saya mengatakan kepada mereka bahwa ketika membuat stock sup, daging sapi adalah yang terbaik dengan kelembabannya. Ah, saya tidak akan makan, ”kata Yong Ha. Sementara itu Sun Joon memperhatikan cara mengunyah Yoon Hee, lebih tepatnya memperhatikan bibir Yoon Hee, (Sun Joon ingatnya bibir melulu wkwkkwk) Sun Joon pun sadar lalu berkidik (melas banget ya mukanya) , tiba-tiba Yoon Hee berdiri ,”senior, anda makan semuanya? Aku akan pergi ke Ban Chon dulu untuk menemukan dia. “kata Yoon Hee .”Duduklah,”kata Sun Joon dan Jae Shin bersamaan. Sun Joon pun menoleh ke arah Jae Shin, Yong Ha melihat kelakuan dua teman dihadapannya ini dengan tersenyum. “Selesai makan dulu, nanti anda di Ban Chon akan kelaparan?”kata Jae Shin. “Jika anak banchon tidak akan yang menjadi masalah bagi kita? Karena kejadian kemarin, dia tidak akan menunjukkan wajahnya Jung Woon Ga saya harus memanfaatkan waktu,”kata Yoon Hee.
Yoon Hee pun melangkah pergi meninggalkan ruang makan, namun tiba-tiba Prof. Jung menyela. “Benar-benar, apakah anda berpikir menjadi seorang pencuri? tidak makan diruang makan tetapi hanya fokus pada pencuri dan menunjukkan itu adalah pencuri . Harga yang harus anda bayar dari satu makan anda. Adalah jumlah yang lumayan yang akan membeli 2 hari “porriage” untuk 2 orang di Hye Min Seo (fasilatas medis bagi rakyat miskin), bukankah itu pencuri pajak?”sindir Prof. Jung. Yoon Hee pun kembali ke tempat duduknya. Lalu makan tergesa-gesa seperti orang kelaparan hehehe. Jae Shin dan Sun Joon pun tersenyum melihatnya. “Saya pikir anda akan ke Ban Chon?”tanya Yong Ha. “Aku akan makan semua makanan ini sebelum pergi.”jawab Yoon Hee.
Ternyata Byun Choon menguping pembicaraan di ruang makan tersebut. Lalu Byun Choon melapor ke In Soo.
“Ini Cho Ban, Ban Chon, pemimpin akan menemukan pelaku sesungguhnya di Ban Chon. Dan beberapa kejadian di antara mereka pada Jun Woon Ga kemarin.”kata Byun Choon. “Cho Ban dan Jun Woon Ga”tanya In Soo. “Cho Ban, bukankah itu berarti seorang anak yang bertemu di halaman kemarin? “Mungkin, kata In Soo.”Tapi anak laki-laki di halaman kemarin lebih dari satu atau dua di Sungkyunkwan. Dari mana dan bagaimana kita akan menemukannya, Presiden?”tanya Byun Choon.
Di lain tempat Jae Shin mulai mencari pencuri sebenarnya dengan sketsa wajah pencuri di selembaran kertas ke sekumpulan orang-orang yang berjudi, ketika orang-orang tersebut tidak tahu Jae Shin nampak kesal dan pergi ke tempat lain. Begitu juga Yong Ha, tapi Yong Ha malah dikerubungi gadis-gadis ( Jyah ni Yong Ha hahaha). Yong Hee pun melakukan hal yang sama , Yoon Hee memperlihat skesta pada seorang penjual daging, namun penjual itu hanya diam saja. Lalu Yoon Hee pergi dengan lemas dan bertemu Sun Joon , lalu mereka pergi bersama-sama, Sun Joon memperlihatkan sketsa pencuri itu pada seorang ibu-ibu namun sepertinya ibu-ibu tidak tahu. Dan Yoon Hee ke seorang bapak-bapak namun sama saja. Yoon Hee dan Sun Joon pun pergi meninggalkan orang yang ditanyai tadi namun arah jalan Yoon Hee dan Sun Joon berbeda arah, lalu mereka saling pandang , lalu Sun Joon pergi meninggalkan Yoon Hee, Yoon Hee pun mengikuti Sun Joon dari belakang.
F4 Joseon sudah berkumpul disebuah ruangan, membahas mengenai sketsa pencuri di Sungkyunkwan. “Bagaimana dia bisa dikenali dari seperti gambar seperti ini ?Biasanya mereka bahkan ingat siklus bulanan “istri” tetangga.”kata Yong Ha (jyah ni Yong Ha, cocok dah dapet sebutan Yeorim wkwkwkw). “Lupakan saja,masyarakat miskin akan melindungi satu sama lain.”kata Jae Shin. “Saya benar-benar tidak tahu bahwa lorong-lorong Ban Chon banyak terdapat rakyat miskin.”kata Yoon Hee. “Setengah dari mereka makan sendiri dengan menjual daging, tidak lebih dari benar-benar “Beck Jungs” (tukang daging), setengah lainnya adalah pegawai di Sungkyunkwan. Yang tidak miskin dan menderita dapat melebihi mereka di empat gerbang kota.”kata Jae Shin . “Kejahatan pencurian masih bukan alasan yang tidak membebaskan mereka dari kejahatan mereka.”kata Yoon Hee. Oleh karena itu, mereka tidak punya pilihan selain menjual barang-barang curian?”kata Sun Joon. “Anda hebat.”kata Jae Shin. “Bahkan tidak selesai sampai setengah hari ujian kerajaan. Jika hal ini terus berlanjut, kita mungkin tidak dapat membuktikan tidak bersalahnya Kim Yoon Shik. Sekarang, kita membutuhkan strategi yang berbeda?”kata Sun Joon. “ Strategi yang berbeda? “tanya Yong Ha.
Di lain tempat Byun Choon mengajak In Soo menemui seorang pegawai Sungkyunkwan. menyerahkan sebuah catatan data seseorang (anak kecil yang In Soo tabrak malam-malam) pada In Soo dan menanyakan kepada seseorang pegawai Sungkyunkwan . “Dia tidak memiliki ibu dan ayah , dia hidup bersama dengan kakaknya. ”Lalu dimana Bock Dong tinggal, mengapa kamu bisa menemukannya?”tanya In Soo. “Ini adalah langit membantu saya, saya melakukan sesuatu yang baik untuk membayar kembali iuran saya.”kata Byun Choon. Lalu Byun Choon menyerahkan sejumlah uang ke pegawai tersebut. Lalu In Soo ingat waktu malam-malam dia ditabrak seorang anak kecil.
Sementara itu diruang perpustakaan. Yoon Hee sedang mencari informasi dengan mengecek buku transaksi. “Buku rekening dari pasar gelap hanya memiliki satu, menyebutkan dari dalam seseorang dari Ban Chon. “kata Yoon Hee. Dan Yong Ha sibuk membolak-balikan buku. “Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa saat bahwa pencurian terjadi di Sungkyunkwan.”kata Yong Ha. Lalu Yoon Hee dan Yong Ha Kembali ke ruang pertemuan F4 Joseon.

bersambung ke part 2 ya hehehehe

BACA JUGA SINOPSIS LAINNYA



0 comments:

Post a Comment


Friend Link List